Sabtu, Juni 23, 2007

I'll Be Back Soon Guys

Somewhere in Perisher Blue without internet connection


Dear Teman-teman,

Maaf untuk satu bulan kedepan, bakal gak ada postingan sama sekali. Aya bakal jauh dari internet connection selama winter karena akan kepedalaman Adelaide, South Australia tuk kerja diVineyard sambil liburan.

Buat teman-teman yg dah sering mengunjungi blog aya dan juga selalu setia ngasih comment, aya ucapin terima kasih banyak dan juga maaf karena belum sempat mengunjungi balik lagi.

Insya Allah aya akan balik ke Sydney (dan tentunya bertemu internet connection) tgl 19 July 2007 dan akan kembali beraktivitas seperti biasa afterwards.

Have a lovely holiday everyone^_^
I'm gonna miss you all for sure.

Rabu, Juni 20, 2007

The Answers of Our Pray

(Photo: Courtesy of Hamed Saber)

Ketika kumohon kepada Allah kekuatan,
Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat.

Ketika kumohon kepada Allah kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah untuk kupecahkan.

Ketika kumohon kepada Allah kesejahteraan,
Allah memberiku akal untuk berpikir.

Ketika kumohon kepada Allah keberanian,
Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi.

Ketika kumohon kepada Allah sebuah cinta,
Allah memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong.

Ketika kumohon kepada Allah bantuan,
Allah memberiku kesempatan.

Aku tak pernah menerima apa yang kuminta,
tetapi aku menerima segala yang kubutuhkan.

Doaku terjawab sudah….
(Source: Hikmah Harian, Tarbawi Community)

Senin, Juni 18, 2007

Good Day Oz!!

Me on the Mathilda Cruise's trip around the opera house

"Welcome to Oz mate, how you're going today" (baca: haw yu gowing tudai?) masih terbayang sambutan driver bandara yg menjemputku dari pesawat Australian Airlines menuju ke ruang tunggu bandara Kingsford-Sydney setahun yang lalu. Saat itu aku baru saja menjejakkan kaki untuk pertama kalinya diSydney Australia dalam rangka melanjutkan pendidikan master degree diUniversity of Technology Sydney. Mendengar pertanyaan "menakutkan seperti itu" kontan aku gelagapan, gak tau mo jawab apa? Langsung diem dan berpikir, Mosok aku jauh-jauh datang keSydney cuman ditanya, aku mo mati dengan cara apa disini sih?

Hihihihi, mungkin ada diantara anda belum ngeh dengan apa yg kumaksud. Ok gini, merupakan hal yg lumrah jika tiap ozzy menyapa anda saat bertemu dengan kalimat "how you're going today?" karena itu sebenarnya sama dengan "How are you". Dan kalo disapa seperti itu, rulenya anda harus menjawab "I'm good" or "Not too bad" dan kita harus resiprokal, bertanya balik "How are you?" or "How about you?"
Tapi berhubung karena pada saat itu emang listeningku masih belum bisa beradaptasi baik dengan ozzy linggo (bahasa prokemnya ostrali), maka aku dengernya jadi "How you're going to die?". Lha....siapa coba yg mo die disana? Gak ada kan?!

Itu aku cuman diem pada saat ditanya ama driver itu, tapi pernah ada kejadian temanku yg lain anak Vietnam saat ditanya oleh teman flatnya yg ozzy "How're you going today mate", tau gak apa jawabnya si anak Vietnam itu?! "No, i dont want to die here, if i have to die i wish to die in vietnam, around my family". So sweeet dude!!! ['lol], temen flatnya yg anak ostralipun jadi bengong denger jawabannya. Lha orang cuman nanya kabarnya gimana hari ini, kok dia nyinggung-nyingung soal mati yak?!

Aksen ozzy people emang agak sedkit unik dan emang suatu hal baru yg gak akan pernah kita pelajari dimata pelajaran bahasa inggris sekolahan. Banyak term atau istilah-istilah unik yg akan dijumpai setiap harinya. Berikut ini list Aussie Linggo yg perlu anda ketahui jika tertarik tuk study ataupun sekedar jalan-jalan ke Australia:
  • G'day mate: Hallo friend
  • How're you going or Hawaya : How are you
  • He is an ozzy: He is an Australian
  • Let's have a barbie/BBQ : Lets' have a Barbeque party
  • Gud arvo: Good afternoon
  • Bloody awesome : very beautiful!
  • Bloody oath!: Very true
  • He is a good bloke: He is a good guy
  • Cost big bikkie : Expensive
  • Hi Mate : Hi Buddy, Friend
  • Sheila : woman
  • He's such a yobbo : He's an ignorant person
  • Piss off!!/ Rack off!! : Go away/get lost!
  • He's Piss : He's drunk
  • Bogan: Childish
  • Trooper: Police
  • Okie Dokie : OK
  • I got crancky :I got upset, angry
  • He is a digger: He's a soldier
  • I need to go to the loo/ dunny : I need to go to the toilet
  • Coldie: beer or alcohol
  • Vedgies: vegetables
  • He's a Spunk bloke: He is a good looking man
  • He's a true blue ozzy: He is a patriotic australian
  • Do you like bikkie? : do you like biscuit?
  • I am having my brekkie: I'm having my breakfast
  • I love chokkie : I love chocholate
  • Try these munchies: try these snacks
  • Thongs & Togs : Flipflop sandal & Swimming stuffs
  • What tucker we have for tea? : What food do we have for dinner?
  • Fair dinkum: true, genuine, real
  • Give him a fair go : give him a chance
  • It's exy: It's expensive
  • Good on ya: well done!
  • Give it burl: try it, have a go
  • Thanks heaps : thanks a lot
  • No worries : No problem
  • Too right/ For sure: definetly
  • Captain Cook: look
  • Yabber: to chatt, to talk
  • Catch you later : see you later

Okie dokie!!!!!! Enough yabber from a spunk bloke ... take a trip to the loo, then grab a coldie and a dog's eye with dead horse on the way back. Remember our barbie for this arvo! And dont forget to get a mathilda, and have a Captain Cook at what we have to say and what it all means.

Hayooo....ada yang bisa ngartiin kalimat diatas maksudnya apa?!

-----------------------------------------------------------------------------

***Update: Uhm maaf, ternyata ada beberapa term yg aya lupa cantumin. Kalo begitu, niy aya tambahin, selamat mentranslate ya. Gambatte kudasai!!!!!! hehehe....

  • I had dog's eye for my tea last night: I had meat pie for my dinner last night
  • Dead horse: Tomato sauce
  • Mathilda: Sleeping roll

Beberapa situs aussie lingo yg bisa diklik:

http://www.koalanet.com.au/australian-slang.html#T

http://members.ozemail.com.au/~enigman/australia/slang.html

http://www.geocities.com/tigrispoet/aussielingo.htm

Jumat, Juni 15, 2007

My First For Life

[Lengan kananku + stiker My First For Life sesaat setelah pengambilan darah]

Dalam rangka World Blood Donor Day [14 June], hari ini aku beraniin diri tuk mendonorkan darah melalui Australian Red Cross Blood Service yg berlokasi diTAFE Institute of Technology Sydney. Walaupun aku profesinya perawat yg salah satu tugasnya ngambil sampel darah pasien untuk analisa darah, bukan berarti aku juga sering diambil darahnya lho [well... kalo tes darah perifer untuk mengetahui golongan darah atau Hb sih iya sering, tapi kalo pengambilan darah intravenous, huhuhu......atut!!!]. In fact, ini pengalaman pertama bagiku untuk mendonorkan darah makanya saat aku, Lisa dan mbak Iin menuju venue yg dituju, aku agak sedikit deg-degan, sakit gak ya kalo ditusuk, hiiiiiiii???!
Proses mendonorkan darah disini agak lumayan ketat, beberapa steps harus dilalui demi memastikan apakah sang pendonor eligible atau nggak memberikan darahnya. Begitu kami bertiga datang, langsung diinterview dulu oleh resepsionis ttg riwayat kesehatan yg lalu. Kami ditanya apakah sudah pernah mendorkan darah sebelumnya, pernahkah tinggal dinegara2 yg pernah mengalami outbreak penyakit infeksi seperti UK dan North Queensland, dan pernahkah menderita sakit yg serius dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.
Buat aku dan Lisa, ini adalah untuk yg pertama kalinya, makanya kalo diukur skala nervousnya dalam rentang 1-10, skala nervous kami mungkin berkisar 7 atau 8 [hehehe....tapi berani kok!]. Kalo untuk mbak Iin, ini bukan pertama kalinya beberapa kali dia udah pernah mendonorkan darah sebelumnya diIndonesia.
Ok setelah interview dan mendapat informasi penting mengenai apa-apa yg harus kami lakukan sebelum, selama dan setelah pengambilan darah, kami lalu diberi 4 lembar form yg harus diisi terkait dengan donor darah ini. Selain itu kami juga diberi sebotol air mineral untuk diminum sambil menunggu giliran tes darah perifer terutama kadar Hemoglobin (Hb). Tes Hb darah ini pastinya untuk mengecek kualitas sel darah merah pendonor, apakah boleh atau tidak untuk diambil darahnya. Setelah duduk sekitar 10 menit, giliranku dipanggil. Aku lalu diarahkan untuk duduk berhadapan dengan seorang petugas yg kemudian mengecek form yg udah kuisi sambil mengkonfirmasi ulang apakah indentitasku udah benar atau salah. Next, tes Hb pun dimulai, setelah dicheck oleh petugas tsb, Hb-ku masuk kategori normal 14.2 g/dl [Kadar normal Hemoglobin adalah 12-16 g/dl untuk standar Indonesia, kalo diAustralia standarnta 13.5-18.0 g/dl]. Alat yg digunakan tuk mengecek Hb ku tergolong sangat steril dan modern, mulai dari disposable fingerstick tuk membuat sayatan kecil diujung jari sampe alat penyedot darah yg mirip bentuk mini tip-ex, selain itu juga ada alat pengecek Hb digital yg bisa langsung mendeteksi kadar Hb dalam hitungan detik, hmmmm....technologynya udah jauh berkembang hingga waktu tes-pun menjadi lebih singkat, beda banget kalo dibandingkan dulu saat masih diIndo. Masih ingat dulu, kalo mo tes golongan darah atau Hb aku paling males soalnya biasanya sayatannya dibuat dengan menggunakan lanset kecil seperti silet yg ujungnya lancip dan tajam, yang kalo mulai menembus kulit rasanya sakit menyayat seperti diiris pisau. Trus kalo darahnya dah mulai muncul langsung ditempelkan ke kaca object atau disedot pake pipet micro. Perhitungan kadar Hbnya juga masih sering menggunakan sistem manual yg butuh waktu agak lama. [hihihi...jadi ingat dulu pas praktek diClinical Pathology dapet gelar miss vampire, abis aku paling semangat kalo diminta nyedot darah temen-temenku diLab Hematology!]

Anyway, setelah Hb diperiksa selanjutnya kami dipanggil satu-satu kedalam ruangan kecil yg bersekat-sekat. Disini pendonor akan diperiksa Tanda2 Vitalnya (TTV) seperti tekanan darah (BP), denyut nadi (HR) dan Berat Badan. Dari hasil pemeriksaan petugas TTVku normal, BP=120/90 mmHg, HR=93 beats/min [Hehehe...maklum agak dikit nerves niy], BB=47.2 Kg. Disini lagi2 identitasku dikonfrimasi ulang demi meminimalisir kesalahan yg mungkin terjadi, lalu dataku kemudian diinput kedalam database mereka. Oia, karena ini untuk pertama kalinya bagiku mendonorkan darah, maka aku diberi stiker kecil berbentuk tetesan darah yg bertuliskan "My First For Life" [huhuhu..,finally aya nyumbang darah juga, terharu...hiks] yg kemudian kutempelkan dijilbabku. Ini berguna sebagai pengingat bagi petugas yg akan mengambil darahku agar bisa memperlakukanku dengan lebih hati-hati dan sabar demi menghindari trauma akibat pertama kali mendonorkan darah, huehehe......xp

Setelah itu aku kemudian diantarkan oleh petugas keruangan lain dimana ada bed yang berderet-deret yg sudah ditempati oleh beberap pendonor. Aku lalu dipersilahkan berbaring disalah satu bed yg udah disediakan sembari diberi bola karet berwarna merah ditangan kanan untuk diremas-remas sebelum dan selama pengambilan darah nanti.
Disini untuk keempat kalinya identitasku dikonfirmasi kembali, apakah sudah betul aku Nurhaya Nurdin atau bukan. Selanjutnya seorang petugas wanita datang tuk mengeksekusi [eh salah....] mengambil darahku dengan terlebih dahulu menjelaskan prosedur yg akan kujalani serta memintaku tuk menanda tangani informed consent yg sudah aku setujui. Saat petugasnya sedang mempersiapkan alat tuk mengambil darahku, jantungku rasa-rasanya mulai berdetak tambah kenceng, nerves abis seperti suasana kalo lagi nunggu pengumuman kelulusan ujian.
Denyut jantungku bahkan rasanya bisa kudengar tanpa perlu pake stetoskop. Lubdup...lubdup...lubdup...lubdup, sumpeh nerves abis!!!!
Dan akhirnya, saat yg kutakutkan tiba juga. Needle IV dibuka dari plastiknya, whoaaaa....diameternya kok gede banget siy?! Sakit gak ya?? Aku nutup mata gak berani ngeliat.
Saat pertama kali nyadar needlenya menembus kulitku, hiks....memang rasanya agak sakit dan ngilu, tapi setelah beberap detik rasa sakit itu menghilang. Petugas yg mengambil darahku berulang kali bertanya"Are you alright darling?!, "If you feel headache, blur or unpleasant feeling, please let me know, okey". Aku hanya tersenyum dan menganggukkan kepala. Beberap menit kemudian, aku yang semula nerves dan cemas berangsur-angsur mulai tenang, senyum pun mulai menghiasi bibirku dan seiring dengan itu niat isengkupun mulai muncul.

Karena darah diambil lewat tangan kananku, maka tangan kiriku yang beraksi. Kurogoh HP SE K800-ku dan mulai mengabadikan moment penting dalam hidupku [hahaha....kapan saja, dimana saja, itu mottoku...xp], jepret sana, jepret sini, sekalin motoin mbak Iin yg berbaring tepat dibed sebelah kananku. Si Lisa aku gak sempat ngambil gambarnya, abis dia jauh sih, diruang sebelah jadi gak kelihatan olehku.
Petugas yg mengambil darahku cuma tersenyum geli melihat tingkahku, dia bahkan menawarkan diri tuk mengambilkan gambarku secara keseluruhan. Beberapa petugas yg juga ada disekitarku sampe senyum dan geleng-geleng kepala, mungkin baru kali ini ngeliat ada pendonor yg overexcited diambil darahnya kayak aku kali ye :D.....
Maximum darah yang diambil dariku itu 47o ml, kalo mbak iin cuman sekitar 100ml, abis kata petugasnya flow darah mbak iin lambat. Menurutku sih ada 2 kemungkinan, pertama viskositas darahnya yg tinggi (ups, jangan-jangan...?!!) atau needle IV yg masuk gak pas dipembuluh darahnya. Kalo si Lisa lain lagi, lengan bekas pengambilan darahnya berwarna kebiruan, kayaknya pas tusukan pertama gak masuk kepembuluh darah melainkan keotot, tapi untungnya pada percobaan tusukan kedua berhasil juga masuk kepembuluh darahnya. Karena ada bekas lebam kebiruan, oleh petugas disana dia diberikan satu tube cream tuk ngilangin bekas lebam tersebut.
Cara kerja mereka disini sangat steril alatnyapun sangat lengkap ditambah lagi mereka semua rata-rata ramah jadi bikin kita feeling comfortable walau nyeri membayangi.
Setelah monitor pemantau aliran darahku menunjukkan 470ml, otomatis darahku gak ngalir ke kantong darah lagi. Needle IV-nya lalu ditarik keluar, aku kemudian disuruh berbaring dulu sekitar 5 menit lalu kemudin dianjurkan perlahan-lahan tuk bangun dan duduk ditepi bed. Seterusnya aku lalu digiring keruangan ketiga untuk duduk sebentar sambil disuguhi minuman dan snacks yg udah disipin dalam bag-bag kecil. Disini sambil nungguin Lisa dan Mbak Iin, lagi-lagi aku ngambil picture diriku dengan perban dilengan [dasar potograper narsis!!!!].
Setelah minum-minum dan makan-makan juga bergosip ria menceritakan pengalaman masing-masing, kami akhirnya bertiga pulang dengan diiringi hujan rintik-rintik yg mengguyur kota sydney sejak pagi hari.Yesss!!! Satu lagi pengalaman berharga kualami hari ini, hihihi....gak sakit-sakit amat kok ternyata kalo donorin darah. Ntar kalo ada lagi yg mo ngambil darah aya lagi, ayuk aja deh, udah gak atut tuuuuw^_^

[Lisa nunjukin lengan kirinya yang lebam kebiruan]


Kamis, Juni 14, 2007

Got A Hectic Days

Meja studyku saat musim assignments tiba, satu kata CLUTTERED

Gak terasa udah hampir dua minggu hiatus dari dunia perbloggeran. Haduh....teman-teman udah sering nyamperin say hi, nanyain kabar, ngasih semangat, kapan apdet etcetera-etcetera........... [makasih ya teman-teman atas perhatian dan dukungannya] but apa daya emang waktunya lagi hectic dan menuntut konsentrasi yang tinggi.

Aku sih kadang2 suka ngelongok keblog sendiri, tapi cuman ngelongok doang ya. Biasanya cuma bisa tersenyum miris setiap kali ngeliat ada comment dishoutbox ataupun dicomment tiap2 postingan. Tangan rasanya udah gatel banget mo ngeposting sesuatu, pengen ngebales sapaan teman-teman, tapi apa daya, due date time selalu membayangi, hiks. Boro-boro ngeposting, ngelongok blog teman-teman yg lain aja aku gak berani, soalnya takut kalo sekali buka blogwalking jadinya suka keterusan, suka lupa kalo diri kalau masih ngutang empat lagi assignments yang harus sudah selesai sebelum tgl. 22 Juni, hehehehe....

Sejak awal bulan Mei, tiap minggu paling sedikit ada satu assignmnet yg harus diselesaikan, kalo lagi apes bisa ada 2-3assignmnets yang harus disubmit, wah...kalo kejadiannya kayak gini, udah pasti bakal kerja rodi ampe kurang tidur. Gak tau nih, kayaknya lecturerku pada janjian gitu nempatin jadwal submit assignmnets berbarengan dibulan May - Juni.
Untuk semester ini, total assignmnets yang aku punya ada 13 assingments dari 4 mata kuliah yg aku ambil diautumn semester. Jenis-jenis assignmnetsnya beda-beda, tingak kerumitannya pun juga bervariasi dari tingkat mudah- sedang- ampe yg berat bin nyetressin.

Yang paling mudah buatku tuh kalo disuruh posting online, jadi dosennya akan ngasih case study atau clinical scenario trus semua students diharapkan berdiskusi online dimesagge board menanggapi case yg disajikan. Lengthnya 500-600 words (2 lembar, 1.5 spasi). Karena case yg dikasih itu selalu kontrovesi kayak Euthnasia atau boleh tidaknya pasangan lesbian mendapatkan akses terapi IVF (In Vitro Fertilization atawa bayi tabung), so jika argument kita kurang kuat dan gak didukung oleh alasan yg rasional, hmm....naga-naganya pasti bakal diserang habis-habisan sama students yg lain. So, kalo yg ini harus kuat-kuatan adu argumen nih [pfiuuuh...].
Assignmnets yg masuk kategori sedang, adalah mata kuliah yg mensyaratkan penulisan essay 3000-3500 words, pffffiuuuh....kalo tugas yang seperti ini harusnya punya banyak sources dan harus banyak baca [waaah...padahal penyakit malas bacaku lagi kumat nih...], untuk jenis essay postgrad students, referensinya MINIMAL berasal dari 15 sumber artikel yang berbeda, gak boleh sembarang copy paste [emang kayak diIndo? hehehehe], trus harus mengikuti panduan citation dari APA (American Psychology Association). Tingkat kemiripan essay kita dengan artikel yg kita kutip juga tidak boleh lebih dari 10%, untuk mengecek plagiarism ini biasanya dosen pake software yg namanya Turnitin. Kalo kedapatan ternyata essay kita tingkat kemiripannya lebih dari 10% itu sudahh dianggap plagiarism berat. dan itu berarti otomatis nilainya langsung FAILED, lebih gawat lagi bisa-bisa dikeluarkan dari Uni!!!!! hiks....kok susah amat sih jadi postgrad student?!!!

Finally, assignmnets yg paling membuatku ketar-ketir, stress berat, makan jadi gak beres [maksudnya makannya jadi lebih banyak dari biasanya, hehehehe..] adalah assignmnets dari mata kuliah wajib Health Breakdown. Assignmnets dari mata kuliah ini terbagi dua, ada workbook ama concept mapping. Untuk workbook, aku cuman diwajibkan menjawab pertanyaan2 dari 8 modul. Tiap modul berisi sekitar 25 pertanyaan yg harus dijawab panjang lebar [bleh...]. Trus ada concept mapping [see picture above] dimana student diharuskan membuat alur-alur pathophysiology penyakit tertentu mulai dari tingkat sel ampe organ, lalu meluas keorgan yg juga terkait, ditambah treatmen dan terakhir komplikasi yg mungkin terjadi jika mekanisme kompensasi tubuh tidak lagi bisa diharapkan memulihkan ke kondisi. Concept mapping yg aku buat diatas itu adalah first draft setelah selama satu minggu berjuang ditengah tumpukan buku2 tebal pathophysiology dan anatomy. Saat kukonsul keassessor mata kuliah tersebut, tau gak apa komennya? "Nice try Nurhaya, need more details on it and should include 3 or 4 more systems, otherwise i only could give you pass grade", whuaaaaaaa...sungguh teganya-teganya-teganyaa dirimu Chris [nama lectureku], pengen nangis deh rasanya!!!
Yawis itu dulu laporannya, mungkin tuk sementara belum ada postingan berarti. Insya allah be right back after 20 June 2007. Have a wonderful weekend everyone^_^