Tadi siang, saya dan beberapa rekan MAKES (salah satu klub bahasa inggris diMakassar) diundang oleh seorang teman yang mengadakan acara farewell party dirumahnya. Teman baru saya ini yang biasanya disapa dengan Usman, ngadaian acara makan-makan dirumahnya sekalian mo pamit coz sore ini dia mo balik ke London, ngelanjutin kuliahnya disono.
Paginya sih sebenarnya gak ada niatan mo keluar rumah sama sekali coz berhubung hari ini tanggal 1 Muharram 1430H atau Tahun baru Islam. Pesan mama ditelepon, gak boleh kemana-mana coz mudah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ntah kecelakaan, tabrakan, kematian, etc..etc..pokoknya kejadian-kejadian yang buruk mudah terjadi hari ini. Aya iyain sih, tapi berhubung dah janji mo nemenin teman ke acaranya si Usman, makanya terpaksa dilanggar, maap ya ma....
Oia, Usman ini lagi ngambil S1 diLondon, jurusannya kalo gak salah diBussiness management gitu. Desember 2008 ini adalah tahun pertamanya diLondon. Dan kebetulan lagi ada Christmas Hooliday makanya balik liburan ke Indo.
Dari hasil ngobrol2 singkat, usman cerita kalo awalnya dia ke London dengan biaya ortu.Nah, beberapa bulan setetalh settled down disana, trus dapat kerja part time, sedikit demi sedikit biaya kuliah ama biaya hidupnya dia tanggung sendiri, gak lagi tergantung dari kiriman ortu. Duh...salut deh sama si Usman ini. Top banget, bisa mandiri di negerinya Pangeran Charles sono. Padahal kalo menurut dia sih, biaya hidup disana lumayan tinggi lho! Cuman tingginya berapa aya gak nanya, hmmmm...kira-kira sama gak ya dengan biaya hidup Aya diSydney dulu? Ato malah lebih tinggi? Ntar deh digoogle.
Satu persamaan Aya dengan Usman adalah, ni anak suka banget Travelling. Satu album foto yang aya lihat dirumahnya tadi, rata-rata dia udah menginjakkan kaki di banyak negara2 Eropa seperti Denmark, Belgium, Swisstzerland, Spanyol, Polandia, Jerman, Belanda, Prancis, Italy, dll (saking banyaknya negara yang sudah dikunjunginya sampai Aya lupa namanya, hehehe...). Selama ini Aya digelari Full-time Traveller, part-time student oleh teman-teman kuliah dulu, karena lebih banyak jalan-jalannya dibanding kuliah;p (Alhamdulillah nilai baik-baik aja kok), tapi setelah melihat foto2 Usman diberbagai negara Uni Eropa, Aya ngaku kalah deh. Harusnya, gelar ini berpindah ke Usman. Bayangin, dengan biaya sendiri bisa travelling ke berbagai negara. TOP BGT, empat jempol deh buat usman!!!!
Saya sangat optimis, insya Allah saya pun bisa menginjakkan kaki di negara Eropa sono. Mungkin hanya tinggal waktu. Tadi sebelum berpisah, saya sempat berpesan "Usman, i believe one day i will make my steps at Europe as you. So, plese keep in touch. I might be dropped by in London somehow someday, tunggu aja yaaa.....
Senin, Desember 29, 2008
Hijrah Ke London
(Photo Courtsey of Otrocalpe on Flickr.Com)
Jumat, Desember 19, 2008
My Flickr Photos Vs Plagiator
Iseng-iseng lagi buka Flickr-ku yang dah hampir setahun gak dibuka. udah jarang upload foto sih, coz dah mencapai batas limit 200 photo. Mo upgrade ke flickr pro tapi males tuk urusan bayar membayarnya. mendingan yg account gratis dulu aja dijabanin **gak mo rugi**
Setelah mencoba semua email-email tuk login **resiko kalo kebanyakan punya email gini nih, hehehe...** akhirnya, setelah coba-coba tiga kali bisa juga keakses. Ada beberapa pesan diInbox, yang gak pernah sama sekali dibuka sejak setahun belakangan.
Dari beberapa yang nambahin Aya sebagai newest contactnya ada tiga messages yang menarik dan bikin penasaran. Ketiga pesan tersebut tertera berasal dari Emma J. Williams. Hmmm...siapa yak? New fans? **dagdigdug**
Kamis, Desember 11, 2008
Ijinkan Aku Mencintai-Mu Semampuku
Tuhanku......
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu. Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi. Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu. Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi. Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.
Tapi Rabbi......
Berbilang hari demi hari dan kemudian tahun berlalu, tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu, aku makin merasakan gelisahku memadai dalam cita yang mengawang, sedang kakiku mengambang. Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.
Allahu Rahiim, Illahi Rabbii......
Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku....
Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan segala kelemahanku.
Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita.
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.
Rabbii......
Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu. Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui 500-1000 perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan-makanan yang terkirim ke handai taulan.
Illahi......
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabiMu, hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.
Rabbii.....
Rabbii.....
Aku tak dapat beribadah ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui satu - dua rakaat sholat lailku, atau sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.
Yaa Rahiim.....
Aku tak sanggup mencintaiMu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagiMu. Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru ditempat mana diriku berpijak.
Allahu Kariim....
Aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya, ijinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk lebih mengenalMu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.
Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku, Yaa Allah. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.
(Seorang hamba yang tertatih dalam meniti cinta-Mu dalam 9760 hari waktu yang telah Kau berikan di muka bumi ini)
Source: http://www.kotasantri.com/bilik.php?aksi=Cetak&sid=675
Source: http://www.kotasantri.com/bilik.php?aksi=Cetak&sid=675
Rabu, Desember 03, 2008
What is Epilepsy, Dear?
Pernah dengar tentang penyakit epilepsi gak? Itu lho, kalo anda pernah ngelihat seseorang yang tiba-tiba saja kejang-kejang tanpa sebab, trus dari mulut keluar busa, gerakan gak terkontrol kemana-mana mirip lagi breakdance, malahan kadang dikira lagi kesurupan jin kurang kerjaan ***Mbah dukun lagi merapal mantra***
Btw, pernah lihat? Atau pernah langsung mengalaminya sendiri? Nah.....bisa jadi itu adalah tanda dan gejala dari penyakit yang disebut epilepsi.
Pengobatan epilepsi adalah pengobatan jangka panjang. Penderita akan diberikan obat antikonvulsan atau antiepileptic untuk mengatasi kejang sesuai dengan jenis serangan. Operasi, diet (terutama pada anak), atau stimulasi elektris pada saraf vagus ( saraf utama yang menuju ke otak), bisa menjadi option jika pengobatan dengan obat-obat antiepliptic dan antikonvulsi gagal untuk mengontrol kejang. Tujuan utama dari treatment ini adalah menghentikan kejang tanpa menimbulkan efek samping dari obat yang dikonsumsi.Penggunaan obat dalam waktu yang lama biasanya akan menyebabkan masalah dalam kepatuhan minum obat (compliance) serta beberapa efek samping yang mungkin timbul seperti pertumbuhan gusi, mengantuk, hiperaktif, sakit kepala, migrain, gangguan vestibular (keseimbangan) dll.
Sesudah suatu jadwal pengobatan dibuat, penting bagi penderita agar meminum obat dalam jumlah dan pada waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Bila sesuai dengan petunjuk, maka pengobatan tersebut akan benar-benar menghilangkan serangan selama berbulan-bulan. Hal ini bukan berarti epilepsi telah disembuhkan. Penderita tidak boleh berhenti meminum obat atau mengurangi jumlahnya tanpa anjuran dokter.
Btw, pernah lihat? Atau pernah langsung mengalaminya sendiri? Nah.....bisa jadi itu adalah tanda dan gejala dari penyakit yang disebut epilepsi.
Ok, apa sih itu epilepsi & bagaimana bisa terjadi?
Epilepsi sampai sekarang masih dianggap negatif oleh banyak orang awam. Penyandang "Epilepsi" sering dijauhi oleh teman dan warga sekitarnya. Melihat seorang yang tiba-tiba jatuh dan kejang-kejang, bukannya menolong reaksi awal kebanyakan orang justru menjauhinya. Mereka takut menyentuhnya apalagi membantunya sebab takut ketularan. Ini adalah sikap yang tidak bijaksana, sebab "Epilepsi" yang lebih dikenal sebagai penyakit 'ayan' sebanrnya adalah penyakit yang sangat jelas tidak menular!!! Ingat sekali lagi.....TIDAK MENULAR!!! **teriak-teriak pake corong**
Epilepsi bukan disebabkan oleh kuman atau bakteri. Penyakit ini merupakan gangguan mendadak dan sesaat pada sistem syaraf otak, terjadi akibat aktivitas listrik berlebihan dari kelompok sel neuron di otak. Penyebab sel-sel itu menjadi terlalu aktif belum diketahui secara pasti. Tetapi yang pasti gangguan Epilepsi dapat diredam. Epilepsi bukan hambatan untuk meraih kesuksesan seperti dibuktikan oleh banyak penyandang epilepsi yang telah mengukir kemasyhuran di berbagai bidang, antara lain : Alexander the Great, Alfred Nobel, Napoleon Bonaparte, Peter Tchaikovsky dan Vincent Van Gogh. Masyarakat umum hendaknya bersikap wajar menghadapi anggota masyarakat yang kebetulan cenderung mendapat serangan epilepsi.
Penyebab Epilepsi:
Penyebab epilepsi dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu epilepsi idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) dan epilepsi simtomatik (peyebab diketahui, misalnya tumor otak, pasca trauma otak, pasca meningitis). Pengaruh faktor genetik atau herediter memang ada tetapi kecil, biasanya termasuk pada yang idiopatik.
Jenis-Jenis Epilepsi:
Manifestasi serangan berbeda-beda, tergantung pada fungsi otak mana yang terganggu :
A. Epilepsi Umum
1. Petit Mal (Absence)
A. Epilepsi Umum
1. Petit Mal (Absence)
Gangguan kesadaran secara mendadak. Penyandang diam tanpa reaksi (bengong) seperti melamun, kemudian setelah beberapa detik kembali melanjutkan kegiatannya kembali seperti semula.
2. Grand Mal.
2. Grand Mal.
Diawali dengan teriakan melengking (epileptic cry), lalu kehilangan kesadaran kemudian jatuh kejang-kejang seperti sedang "break dance", air liur berbusa dan napas mengorok
3. Myoklonik
3. Myoklonik
Terjadi kontraksi singkat dari satu, sekelompok, atau beberapa kelompok otot. Bervariasi dari yang tidak terlihat, sampai sentakan hebat. Mengakibatkan misalnya, mendadak jatuh, atau melontarkan benda yang sedang dipegang.
B. Epilepsi Parsial
1. Sederhana (tanpa gangguan kesadaran)
1. Sederhana (tanpa gangguan kesadaran)
Umumnya, berupa kejang-kejang dan kadang-kadang kesemutan atau rasa kebal pada satu tempat. Berlangsung beberapa menit/jam. Bila serangan hanya terjadi di satu lokasi dan berlangsung beberapa saat, disebut Parsialis Kontinua
2. Kompleks (disertai gangguan kesadaran)
2. Kompleks (disertai gangguan kesadaran)
Diawali dengan Parsial Sederhana, penderita seperi bermimpi, dan daya ingatnya terganggu, halusinasi, atau kosong pikiran seringkali diikuti oleh otomatisme. Misalnya, mengulang-ulang ucapan, melamun, atau berlari-lari tanpa tujuan
3. Umum Sekunder
3. Umum Sekunder
Perkembangan dari parsial sederhana atau kompleks menjadi umum.
Diagnosis Epilepsi
Untuk menegakkan diagnosa epilepsi biasanya dokter akan melakukan wawancara (anamnesis), pemeriksaan fisis maupun pemeriksaan penunjang seperti EEG, CTScan, MRI dll.
Hubungan Epilepsi dengan Keturunan dan Pekerjaan
Pada epilepsi yang disebabkan oleh kumpulan gejala sebagai akibat dari berbagai penyakit, tidak akan diturunkan kepada anak-anaknya. Sebagai contoh : epilepsi yang timbul sebagai akibat cedera otak karena kecelakaan, tidak akan diturunkan kepada anak-anaknya. Pada epilepsi yang penyebabnya tidak diketahui (epilepsi idiopatic), faktor keturunan pada penyandang epilepsi adalah kecil, kurang dari 5%. Yang diturunkan bukan epilepsinya, tetapi ambang rangsang kejang atau serangan yang rendah yang diturunkan. Namun bila kedua pasangan adalah penyandang epilepsi, maka resiko untuk mendapatkan anak dengan epilepsi menjadi lebih besar. Adalah bijaksana untuk konsultasi pada dokter sebelum hamil.
Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh penyandang epilepsi bergantung pada jenis epilepsinya dan sejauh mana serangannya dapat dikendalikan. Hal yang perlu diperhatikan adalah keselamatan kerja bagi penyandang epilepsi dan orang lain bila mendapat serangan. Sebagian besar dapat dilakukan oleh penyandang epilepsi seperti pekerja tangan, guru, pekerja sosial, peneliti, penerjemah, olahragawan, pekerja kantor, ilmuwan. Beberapa pembatas kerja bagi penyandang epilepsi adalah sebagai tentara, polisi, pengemudi kendaraan umum (supir bis, pilot, masinis), pemadam kebakaran, bekerja dengan mesin putar, berhubungan dengan alat listrik tegangan tinggi, pekerja bangunan tinggi, operator alat pemanas atau alat yg mudah pecah. Yang utama bagi penyandang epilepsi adalah merencanakan pendidikannya sesuai dengan bakat dan keinginannya tetapi dengan mempertimbangkan pada beberapa pekerjaan yang mengandung resiko membahayakan dirinya atau orang lain bila mendapat serangan.
Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh penyandang epilepsi bergantung pada jenis epilepsinya dan sejauh mana serangannya dapat dikendalikan. Hal yang perlu diperhatikan adalah keselamatan kerja bagi penyandang epilepsi dan orang lain bila mendapat serangan. Sebagian besar dapat dilakukan oleh penyandang epilepsi seperti pekerja tangan, guru, pekerja sosial, peneliti, penerjemah, olahragawan, pekerja kantor, ilmuwan. Beberapa pembatas kerja bagi penyandang epilepsi adalah sebagai tentara, polisi, pengemudi kendaraan umum (supir bis, pilot, masinis), pemadam kebakaran, bekerja dengan mesin putar, berhubungan dengan alat listrik tegangan tinggi, pekerja bangunan tinggi, operator alat pemanas atau alat yg mudah pecah. Yang utama bagi penyandang epilepsi adalah merencanakan pendidikannya sesuai dengan bakat dan keinginannya tetapi dengan mempertimbangkan pada beberapa pekerjaan yang mengandung resiko membahayakan dirinya atau orang lain bila mendapat serangan.
Pengobatan Epilepsi
Meskipun tidak dapat disembuhkan secara total, epilepsi dapat dikontrol sehingga serangan dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Penyandang epilepsi dianjurkan untuk secepatnya menghubungi dokter dan mengikuti nasehat serta secara disiplin minum obat yang diberikan.
Pengobatan mutakhir dengan antiepilepsi memungkinkan banyak penyandang epilepsi menikmati hidup secara utuh, produktif, dan mandiri. Sesungguhnya, banyak penyandang epilepsi dari semua jenis epilepsi dapat dikendalikan secara baik bila diberi pengobatan dengan obat antiepilepsi yang sesuai. Memilih obat yang tepat bagi seorang penyandang epilepsi bukanlah hal yang mudah. Dokter harus mempertimbangkan beberapa faktor pada setiap penderita, jenis serangan, umur, jenis kelamin, kondisi tubuh, berat badan dan respons masing-masing orang terhadap pengobatan yang diberikan. Dibutuhkan waktu sebelum seorang dokter menentukan jumlah dan jadwal pengobatan yang dapat menghasilkan respons terbaik dengan efek samping paling sedikit.
Pengobatan mutakhir dengan antiepilepsi memungkinkan banyak penyandang epilepsi menikmati hidup secara utuh, produktif, dan mandiri. Sesungguhnya, banyak penyandang epilepsi dari semua jenis epilepsi dapat dikendalikan secara baik bila diberi pengobatan dengan obat antiepilepsi yang sesuai. Memilih obat yang tepat bagi seorang penyandang epilepsi bukanlah hal yang mudah. Dokter harus mempertimbangkan beberapa faktor pada setiap penderita, jenis serangan, umur, jenis kelamin, kondisi tubuh, berat badan dan respons masing-masing orang terhadap pengobatan yang diberikan. Dibutuhkan waktu sebelum seorang dokter menentukan jumlah dan jadwal pengobatan yang dapat menghasilkan respons terbaik dengan efek samping paling sedikit.
Pengobatan epilepsi adalah pengobatan jangka panjang. Penderita akan diberikan obat antikonvulsan atau antiepileptic untuk mengatasi kejang sesuai dengan jenis serangan. Operasi, diet (terutama pada anak), atau stimulasi elektris pada saraf vagus ( saraf utama yang menuju ke otak), bisa menjadi option jika pengobatan dengan obat-obat antiepliptic dan antikonvulsi gagal untuk mengontrol kejang. Tujuan utama dari treatment ini adalah menghentikan kejang tanpa menimbulkan efek samping dari obat yang dikonsumsi.Penggunaan obat dalam waktu yang lama biasanya akan menyebabkan masalah dalam kepatuhan minum obat (compliance) serta beberapa efek samping yang mungkin timbul seperti pertumbuhan gusi, mengantuk, hiperaktif, sakit kepala, migrain, gangguan vestibular (keseimbangan) dll.
Sesudah suatu jadwal pengobatan dibuat, penting bagi penderita agar meminum obat dalam jumlah dan pada waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Bila sesuai dengan petunjuk, maka pengobatan tersebut akan benar-benar menghilangkan serangan selama berbulan-bulan. Hal ini bukan berarti epilepsi telah disembuhkan. Penderita tidak boleh berhenti meminum obat atau mengurangi jumlahnya tanpa anjuran dokter.
Pertolongan Pertama Untuk Epilepsi
Bila Anda kebetulan berdekatan atau mendapati penderita epilepsi yang sedang mengalami kejang-kejang, maka yang dapat Anda lakukan adalah :
Hindarkan benturan kepala atau bagian tubuh lainnya dari bendar keras, tajam atau panas. Jauhkan ia dari tempat / benda berbahaya.
Longgarkan bajunya. Bila mungkin, miringkan kepalanya kesamping untuk mencegah lidahnya menutupi jalan pernapasan.
Biarkan kejang berlangsung. Jangan memasukkan benda keras diantara giginya, karena dapat mengakibatkan gigi patah. Untuk mencegah gigi klien melukai lidah, dapat diselipkan kain lunak disela mulut penderita tapi jangan sampai menutupi jalan pernapasannya.
Penderita akan bingung atau mengantuk setelah kejang terjadi. Beri penderita minum , untuk mengembalikan energi yg hilang selama kejang dan biarkan penderita beristirahat.
Laporkan adanya serangan pada kerabat terdekatnya. Ini penting untuk pemberian pengobatan oleh dokter.
Ajarkan penderita untuk mengenali tanda2 awal munculnya epilepsi atau yg biasa disebut "aura". Aura ini bisa ditandai dengan sensasi aneh seperti perasaan bingung, melayang2, tidak fokus pada aktivitas, mengantuk, dan mendengar bunyi yang melengking di telinga. Jika Penderita mulai merasakan aura, maka sebaiknya berhenti melakukan aktivitas apapun pada saat itu dan anjurkan untuk langsung beristirahat atau tidur.
Bila serangan berulang-ulang dalam waktu singkat atau penyandang terluka berat, bawa ia ke dokter atau rumah sakit terdekat.
Nah itu deh, rangkuman tentang epilepsi yang Aya ambil dari beberapa sumber di internet. Karena saat ini fokus penelitian Aya berkutat tentang Epilepsi dan support dari keluarga terhadap penderita epilepsi, maka jika Anda tertarik untuk tahu lebih banyak tentang penanganan epilepsi baik itu dengan bantuan medis maupun non medis, bisa menghubungi Aya via nurhayanurdin@yahoo.com. Atau jika Anda punya kerabat atau kenalan yang menderita epilepsi mungkin bisa share pengalamannya ke Aya. Jangan khawatir, identitas Anda akan Aya rahasiain. Promise!
Sources:
Sources:
Selasa, Desember 02, 2008
Being an Abdi Negara
(Picture taken from here)
***Ucapan selamat dari teman-temanku via sms, saat pengumuman CPNS di lingkungan Dinas Pendidikan Nasional serentak diumumkan di seluruh Indonesia***.
Jumlah total CPNS yang diterima dilingkungan Universitas Hasanuddin adalah 67 orang. Dari lingkungan Keperawatan UNHAS tempatku sendiri bekerja, ada empat orang dosen kontrak yang statusnya meningkat sekarang menjadi calon abdi negara. Mereka adalah Ns. Rini Rachmawaty, S.Kep.,MN; Andi Masyitha Irwan S.Kep.,Ns; Andriani, S.Kep.,Ns dan saya sendiri.
- Kanda Anshar, 29 Nov 2008, 9.19 am : Congratz! We are passed as lecturer at UH. UH, we r coming.
- Adipandang, 29 Nov 2008, 9.45 am: Wei adek jelek!!!! selamat nah. Iya tawwa luluski jadi CPNS:)
- Erfina, 29 Nov 2008, 1.10 pm: Assalamu'alaikum. KK Selamat ya dah lulus cpns, doakan kami jg biar mengikuti jejak kalian.
- Kusrini Kadar, 29 Nov 2008, 2.31 pm: Congrats ya guys for being cpns. Welcome 2 the group hehe
- Indra, 29 Nov 2008, 2.52 pm: Selamat Ayaaaaaaa..... Traktirannya jangan lupa nah!
- Elly Sjattar, 29 Nov 2008, 3.34 pm: Alhamdulillah adikku lulus pns. Selamat yah kita tunggu syukuranx. he...he...he
- Abie, 29 Nov 2008, 4.27 pm: Congratulation... Smg mnj abdi negara yang baik. Amien
- Cut Muthi, 29 Nov 2008, 5.41: Denger-denger lulus ya say?! Congratz congratz nah, coba luluska juga, hiks....belumpi rejekiku kapang say:(
- Ilmi, 30 Nov 2008, 3.30 pm: Congratulation. Sy dpt berita dari intelku luluski cpns uh.selamat ya kak.
Thanks heaps, Arigato Gozaimasu, Mercy Beacoup, Muchas Gracias, Terima kasih semuanya. Berat nian tiba-tiba beban yang saya rasakan. Kata orang menjadi CPNS adalah hal yang sangat membanggakan dan ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Tapi mengapa tidak dengan saya? Euphoria itu hanya ada sesaat setelah pengumuman, lalu kini diganti dengan perasaan cemas kebat-kebit tak keruan? Pfffff.....what's wrong with me sih???
Langganan:
Postingan (Atom)


