Kamis, September 29, 2011

Ini Autumn Apa Summer Sih?

Mood warga sheffield, salah satu kota diInggris Raya sedang sumringah. Sudah beberapa hari terakhir ini cuaca lagi bagus-bagusnya. Matahari bersinar terik, gak ada gerimis, hujan, becek, gak ada ojek, hahahaha....(maap cinta, saya pinjam bentar jargonnya). Pokoknya hari ini cerah banget deh diatas langit Sheffield. Serasa kembali ke summer time ditengah musim gugur (Lha, saya kan baru tiba minggu lalu? Tau sekarang rasanya summer darimana?).
Pemandangan hari ini juga jadi indah  dimana-mana. Mulai dari bunga-bunga yang cantik mekar berwarna warni sepanjang taman, pepohonan hijau kontras berdampingan dengan dedaunan berwarna kuning merah oranye, anak-anak kecil berlarian ditaman, bahkan pemdangan muda mudi sedang berjemur dengan modal kacamata hitam dan bikini minim pun ada dimana-mana. Ups....alihkan pandangan Aya, hahaha!

Saya sebenarnya gak niat memperhatikan, tapi karena pemandangannya terpampang dimana-mana, kiri kanan depan belakang sama semua, minim dan terbuka, ya mo gimana lagi. Cukup pandangan kedepan dan pura-pura cuek bebek aja deh, hehehe.
Menurut berita yang saya baca dari Daily Mail UK, hari ini adalah puncak temperature tertinggi di UK yang pernah ada semenjak 1 abad terakhir. Bahkan menurut harian tersebut, hari ini dinobatkan sebagai hari terpanas September sejak tahun 1895 atau biasa dikenal sebagai Indian Summer. Padahal sekarang ini harusnya sudah masuk musim gugur lho! Saat tiba minggu lalu, saya sempat merasakan dinginnya musim gugur yang menusuk tulang walau sudah pake jaket berlapis karena temperaturenya berada dalam range 8-10 derajat celcius bwwrrrrrr....... Eeeh.......tau-tau ini tiga hari terakhir, jaket tebal terpaksa dilepas karena kepanasan dan salah kostum. Pokoknya minggu ini jadi gak ada bedanya dengan cuaca pas diIndonesia. Entahlah, apa karena pengaruh perubahan iklim kali yah, makanya musimnya jadi kacau balau kayak gini **bingung**
Saya beruntung karena hari yang cerah semriwing ini gak ada perkuliahan. So, lumayanlah ada waktu lega untuk nyuci-nyuci baju dan beberes diflat. Setelah itu keluar tuk jalan-jalan sekitar kampus sambil mempelajari peta kota sheffield, yang hingga hari ke-11 ini belum juga bisa saya kuasai dengan baik. Rasanya tiada hari tanpa tersesat dan disorientasi jalan, pfiuh....butuh upgrade memori nih kayaknya!

Nah, ada yang menarik ketika saya melintasi Fitzwilliam Road. Dari luar jendela toko, saya melihat ada sebuah toko yang ramai dengan wanita-wanita yang mengenakan kerudung ala timur tengah. Melihat mereka sedang asyik berbelanja didalam, saya jadi tertarik untuk masuk ke dalam toko itu. Hmm....kalo banyak muslimah yang berbelanja disitu, berarti ada kemungkinan oko-toko tersebut jual barang-barang halal dong! Masuk aaah!

13173122341306489609
Toko Halal Yang Ada diFitzwilliam Road


Dugaan saya benar, ternyata toko ini jualan barang-barang halal euy! Pemiliknya aja ngomongnya bahasa inggris dengan aksen arab, apalagi wajahnya.....beeeeeeh jangan ditanya lagi, Arab totok! Assalamu'alaikum yaaaaa brader!
Begitu masuk saya langsung disuguhi pemandangan yang segar-segar. Ada buah-buahan dan sayuran fresh semacam apel, anggur, pisang, sayuran hijua, cabe merah, bawang putih, paprika daaaan eh.....ada cabe rawit ijo lho. Asyiik,bisa makan sambel tumis nih ntar malam. Setelah itu saya pindah ke bagian rak-rak berjejer. Rak pertama yang biasanya selalu menarik minat saya adalah rak berisi produk produk makanan asia. Hmmm....kira-kira ada apa yaaa disana? Melihat sebuah bungkusan yang familiar, mata saya terbelalak, jantung saya rasanya mau copot. Itu kan itu kan, INDOMIE!!!Horreeeey, ada Indomie rasa Indonesia, ups.... i mean indomie rasa kari ayam! Dan lebih surprised lagi, begitu pandangan saya pindah ke rak bawahnya, olalalaaaa....Indomie rasa sate kesukaan saya sedang nangkring dengan manisnya menunggu dibawa pulang. Harganya pun murah untuk ukuran sini, 0.22 pounds/bks (l.k Rp.3100 rupiah), termurah malah daripada yang pernah diberitahu oleh teman saya sebelumnya 0.25 pounds/bks. Mmuach muach, I love you bertubi-tubi Indonesia!! **kalap memborong**

1317311859621613183
Indomie berbagai rasa dijual dengan harga 22 pence/bks.
Gak tanggung-tanggung 10 bungkus mie instan tersebut saya bawa pulang ke flat, ditambah bawang putih, sambal botol oelek, beras jasmine dan cabe rawit kering. Yaaah, pengen cabe rawit merah yang fresh sih, tapi karena gak ada, yang keringnya juga gak papa dah. Rencanya bakal ada acara kumpul dan makan-makan warga Indonesia diSheffield weekend ini. Menunya top markotop, Nasi kuning ala chef Dita dan ayam bakar ala Chef Linda, sedang sambel tumis terasi akan dipersiapkan oleh  Chef (gak) terkenal dari Makassar bernama chef Aya, hahahaha. Emmmm.....sedapnyeeee **ngiler membayangkan nasi kuning ayam bakar**
Setibanya dirumah, karena melihat matahari masih terang benderang, timbul ide untuk ngejemur pakaian diflat. Tapi karena gak punya balcony dicommon room, makanya jurus "tak ada rotan akar pun jadi" saya aplikasikan. Jendela kamar dipake tuk ngejemur pakaian dengan modal hanger kawat digantung sana sini, ahahaha! Gak tau apakah tindakan ini dibolehkan atau tidak disarama kampus. Belum sempat baca peraturannya soalnya. Ah biarin aja, ntar kalo ditegur sama petugas asarama, ya dilepas **sewot**. Mudah-mudahan setelah kering nanti gak ada penghuni flat dari kamar lain yang komplain gara-gara melihat pemandangan unik dari jendela kamar saya. Semoga...

13173137762118194786
Pemadangan unik dari jendela kamar flat saya

Selasa, September 27, 2011

Vaksin Meningitis? Siapa (yang) Takut?!

1317121231680100365
Health Center milik University of Sheffield yang terletak di 53 Gell Street


Wajah saya meringis, menahan sakit yang sebenarnya tidak seberapa. Nurse Kate sang perawat diHealth Center milik University of Sheffield tersenyum simpul. "You'll be alright, lof. It's only a slight pain then you will back to your normal  activity after few days". Iya sih, emang gak sakit-sakit amat, gak sesakit seperti kalo saya dulu disuntik di layanan kesehatan di Indonesia, cuman mungkin karena sudah lama tidak berurusan dengan jarum suntik, sempat terlintas perasaan deg-degan melihat mata jarum yang halus dan runcing menembus kulit lengan saya yang mulus, haha. Sakitnya cuman seperti betul2 kegigit semut tapi sebentar aja, cuman saya agak kaget melihat ada bercak darah di baju kaus saya yang berwarna biru muda. Hmmm...mudah-mudahan gak papa Ya Allah.

Imunisasi ini bukan diberikan tanpa sebab lho ya. Semua international students yang baru pertama kali masuk ke UK akan mendapatkan dua jenis imunisasi yaitu vaksin MMR dan vaksin Meningitis. 2 kali untuk MMR dan 1 kali untuk vaksin meningitis, dan semuanya free alias gak pake bayar karena udah dicover dalam asuransi kesehatan kami.
Vaksin MMR (Measles, Mumps & Rubella) adalah perlindungan terhadap penyakit campak, gondok dan Rubella. Sebenarnya bukan termasuk vaksin wajib seperti BCG,dkk tapi direkomendasikan terutama buat anak usia 18 bulan ke atas. Sedangkan vaksin Meningitis adalah kekebalan yang diberikan kepada tubuh sesorang agar terlindung dari penyakit radang selaput otak yang bisa disebabkan oleh virus dan bakteri jenis coccus. Penyakit meningitis ini dapat meyerang segal usia, tapi yang lebih beresiko adalah bayi dan anak-anak. Penyebarannya pun sangat mudah bisa melalui udara ketika seseorang bersin, batuk atau berciuman atau beraktifitas di daerah yang sangat padat dan berdesak-desakan. Seingat saya dulu, saya juga sempat divaksin ini sepuluh tahun yang lalu saat akan berangkat haji, tapi waktu itu gak terlalu ngerti, manut aja pas disuntik, biar lancar ibadah hajinya, hehehe.

Anyway, berhubung karena vaksinnya kali ini gratis dan karena pencegahan lebih baik dari pengobatan, makanya saya setuju ketika dibuatkan appointment dengan Nurse Kate saat mendaftar ulang ketika baru pertama kali tiba diSheffield seminggu yang lalu (baca: Registrasi Ulang ala Uni of Sheffield). Setelah Ns. Kate memberi penjelasan yang cukup dan memberi option, akhirnya saya pilih divaksin Meningitis dulu, nanti appointment beikutnya baru diberi suntikan vaksin MMR 2 kali (suntikan kedua diberikan 3 bulan setelah suntikan vaksin MMR pertama).

Appointment saya yang dibuat hari ini sebenarnya hampir bertabrakan dengan jadwal kuliah tutorial bahasa Inggris bagi international stuudent selasa pagi, untungnya saya baru ingat kalo tutorial tersebut baru mulai Selasa 2 minggu depan. Syukur deh gak pelu pake acara bolos dikuliah perdana segala, hehehe. Berhubung appointmentnya jam 09 pagi, so jam 8.45 saya sudah tiba di health Center University of Sheffield yang berlokasi di 53 Gell Street, 7 menit jalan kaki dari asrama tempat saya tinggal, deket kok. Begitu masuk ke pintu dalam sudah ada resepsionis yang megarahkan saya langsung melakukan konfirmasi registrasi sendiri dimonitor sebelah kanan pintu masuk. Monitornya touch screen, tinggal disentuh aja option pertnyaan yang diberikan. Yang ditanyakan adalah jenis kelamin dan tanggal lahir, setelah itu muncul konfirmasi nama dan tanggal lahir serta jam ketemu dengan nursenya, klik yes, lalu diarahkan untuk duduk diwaiting room. Diwaiting room karena datang lebih awal saya sempat duduk sekitar 15 menit, sebelum nama saya muncul dimonitor hitam di atas kursi waiting room sebelah kiri. Jadi perhatikan baik-baik setiap ada bunyi beeeep panjang lho yah! Gak akan ada nurse atau petugas yang akan memanggil nama anda, hehehe. Nah dimonitor itu nanti muncul nama lengkap pengantri plus nomor ruangan yang harus dituju. Karena baru pertama kali kesana, saya juga sempat agak2 katro gitu deh, heran ngeliat orang2 pada beranjak menuju ruangan tertentu, tapi gak ada yang manggil, tapi selalu ada bunyi beeep panjang mendahului sebelum mereka beranjak. Karena bingung saya akhirnya bertanya pada pengantri yang duduk disebelah saya, seorang cewek bule yang saya yakin juga student Uni of Sheffield dan cewek bule tersebut pun menjelaskan dengan senyum mahfum. Hehehe, thanks ya girl;)

Ditengah kebingungan menunggu tadi, untungnya monitor menunjukkan nama saya dan ruangan yang harus saya tuju, ke Room 17 dilantai 2. Pfiuuuh, berarti nama saya belum terlewat (atau jangan2 sudah tadi yah? i dunno). Bergegas saya menaiki tangga menuju room 17, ada nurse Kate disana menyambut dengan senyuman. Ruangannya nyaman, tidak seberapa besar tapi tertata apik sekali. Setelah bertanya beberapa pertanyaan ringan, nurse Kate menjelaskan mengapa saya diarahkan untuk bertemu dia hari ini. Selain itu dia juga menjelaskan tentang kedua jenis vaksin tsb, serta pemeriksaan Pap Smear. Tapi khusus untuk pemeriksaan terakhir boleh ditunda, secara saya belum married gitu lho! Tapi nurse Kate mewanti-wanti dengan nada yang sangat asertif, kapan saja student mulai sexually active selama kuliah diUni sini agar segera melakukan pemeriksaan Pap Smear ini. Hehehe, siiiip deh Nurse siapa tau aja saya married disini dalam 1 tahun kuliah disini, i will let you know immediately. Begitu kata saya bercanda ke Nurse-nya, hehehe.
Karena masih agak2 takut disuntik setelah sekian lama, saya akhirnya hanya minta diberi vaksin Meningitis dulu kali ini, nanti appointment beikutnya baru saya disuntik vaksin MMR. So, appointment berikutnya, Selasa depan jam 10.10 am.

Catatan pindahan dari tulisan saya di Kompasiana (27 September 2011)

Sabtu, September 24, 2011

Berburu Yang Halal dikota Sheffield

Aya, have you prayed Zhuhr? Teman saya Khadijah seorang muslimah dari Nigeria tiba-tiba saja bertanya saat kami sedang dilift. “No, I havent! Have you?! Balik saya bertanya. Saya melirik jam tangan saya, duh sudah jam 3 lewat sedikit dan saya belum menunaikan kewajiban saya satu ini. Padahal setelah ini kami masih ada sesi ramah tamah dengan mahasiswa baru MPH lain digedung Regent Court ini. Khadijah menggelang, berarti belum juga.

Bisa dimaklumi karena kami tadi harus keluar dari rumah masing2 sebelum waktu sholat Dhuhur yang diSheffield sini jatuh tepat jam 12.59 siang. Kelas kami tadi  dengan Prof Dorling ttg Human Geography mulai jam 1 siang, lalu setelah itu disambung dengan Carrier Talk dan Study Skill hingga jam 3 sore digedung Mappin Building. Nah sekarang setelah pindah ruangan ke Regent Court baru nyadar belum sholat. Padahal kata sister Sri, mahasiswa Malaysia yang saya temui di acara Muslim student Reception kemarin, ada mushalla digedung Mappin Building lho, gedung yang tadi saya pake kuliah jam 1 itu. Hmmm…itu yang paling terdekat saat ini, kesana aja deh.
Berdua Khadijah akhirnya saya turun lagi kelantai bawah melalui lift dilantai 2 gedung Regent Court. Kami menuju Mappin Building dengan niat mencari mushola dan sholat dhuhur disana. Begitu masuk dientrance Mappin Building, mata saya nanar mencari2 plang penunjuk ke arah ruang yang dimaksud. Aha! itu dia, agak tersembunyi dibalik tangga menuju ke lantai bawah gedung ini. Room C160.
13168118541121509377
Plang Penunjuk Ruang sholat diMappain Building (C160)
Dengan tergesa-gesa kami segera mengikuti petunjuk yang ada diplang tadi. Menuruni tangga dua kali, lalu belok kiri sembari mata kami menyapu semua nomor ruangan yang tertera dipuluhan pintu yang kami lewati.
Syukurnya petunjuk yang dipasang disepanjang jalan meujun ruangan tersebut memudahkan kami menemukan mushola yang dimaksud. Ruang sholat brother dan sister dipisah. Ruang sholat brother ada dilantai bawah sedang sister persis setingkat diruang atasnya. Walaupun kecil tapi suasananya kondusif sekali untuk sholat, malahan ada ruang wudhunya pula, jadi gak perlu wudhu kucing-kucingan ditoilet kamar mandi seperti kalo mo wudhu dimusholla Mall GTC Makassar atau mall-mall lain di Indonesia yang gak membolehkan pengunjugn untuk wudhu dan membasahi lantai kamar mandi mereka.
13168122231706945768
Ruang Wudhu Sister di dalam Ruangan C160
Ruang sholatnya tidak seberapa besar. Ukurannya sekitar 3 x 5 meter, muat untuk 10-15 orang sister jika sholat berjamaah. Ada sajadah yang sudah dibentangkan menghadap serong ke arah tembok kiri saya. Tadi sempat khawatir karena gak bawa alat sholat, eeeh…ternyata ada disediakan disini, sekalian sama sarung cap gajah duduknya malah, hehehe. Oia, satu hal lagi yang perlu diingat. bahwa kalo biasanya di Indonesia kita sholat menghadap ke arah Barat , nah kalo diUK sholatnya menghadap ke arah South East atau Tenggara, so dont get it wrong yah! Pastikan selalu bawa kompas untuk mempermudah arah kiblat anda.
13168127171966907240
Ruang Sholat Sister diRoom C160, Mappin Building

Selain di Mappin Building ini, ada beberapa tempat yang bisa digunakan untuk sholat, yang disediakan kampus University of Sheffield. Tempatnya tersebar dibeberapa lokasi. Kemarin saat pertemuan dengan USIC (University of Sheffield Islamic Circle) atau persatuan mahasiswa muslim disheffield, saya dikasih selebaran tentang mesjid dan ruang sholat yang berlokasi disekitar kampus. Ini dia tempatnya:
  1. Information Common Buidling, level 2

  2. Student Union level 2

  3. Hallamshire Hospital, Ground Floor

  4. Management School

  5. Muslim WelfaresHouse, 10-12 Severn Road, S10 2SU (0.5 miles from union)

  6. Ar Risalah Masjid, 51 Montgomery Terrace Road, S6 3BW
Selain itu, saya juga dikasih daftar toko grocery dan Toko Daging Hala disekitar Sheffield. Biar hati kita tenang untuk belanja dan makan makanan halalnya. Ini dia alamatnya:
  1. Peace Valley Food & News, 272 Glossop Road, S10 2HS (0,2 miles dari student union)

  2. Yafei & Sons Food Store, 29 Filey St, S10 2FG (0,4 miles dari student union)

  3. Brromhill Mini Market, 253 Broomhill St, S3 7SP (0,4 miles dari student union)

  4. Fitzwilliam Global Food Store, 127 Fitzwilliam St, S1 4JP (0,6 miles dari student union)

  5. Al Zahir, 30 Carlsile St, S4 7LJ (1.7 miles dari student union)

  6. Rehman & Sons, 529-531 Abbeydale Road, S7 1FU (1.8 miles dari student union)

  7. Malik Halal Butcher, 125 Upwell St, S4 8AN (3,1 miles dari student union)

Kamis, September 22, 2011

Registrasi Ulang Ala Uni of Sheffield

Sesuai jadwal yang tertera dalam buku panduan Registrasi University of Sheffield 2011-2012, hari ini kami mahasiswa Master harus melakukan beberapa kegiatan sebagai mahasiswa baru sebelum resmi diterima disalah satu universitas terbesar dikota Sheffield, Inggris. Sebenarnya kegiatan pendaftaran ini sudah dimulai sejak tanggal 19 September 2011 lalu, hanya saja karena jumlah mahasiswanya ribuan, maka diaturlah jadwalnya sesuai fakultas masing-masing. Nah fakultas saya, Faculty of Medicine, Dentistry and Health kebagiannya hari ini. Itupun dibagi dua sesi lagi. Sesi pertama siang bagi mereka yang memiliki surename atau nama belakang dengan huruf A-K, lalu sorenya untuk L-Z. Nah karena nama belakang saya dimulai dengan huruf N, dapetnya yang sore hari jam 15.45 - 18.00. Lumayanlah bisa nyante2 dulu diasrama sambil googling alamat tempat registrasi akan berlangsung (masih sering tersesat soalnya, hehehe)

Dari hasil pencarian google, rupanya tempatnya itu Sport Hall, Activity Room 1 gedung Goodwin Sport & Recreation Center. Duh, agak jauh sih dari tempat tinggal saya diasrama mahasiswa Opal 2. Yaaah…ada sekitaran 1, 2 Km lah kalo mau jalan kaki. Untuk naik bus sih saya yakin ada, tapi secara saya newbie banget disini (baru 4 hari, hehehe) masih belum terlalu ngerti sistem transportasi yang ada dari mana mau kemana dan turun dimana.

Sambil menenteng peta dan berbekal doa dan kemantapan hati (cieeee…kek mo pergi perang aja), saya melangkahkan kaki menuju gedung olahraga tsb yang ternyata sodara-sodara, jalannya agak mananjak. Saya baru sadar beberapa hari tiba disini kalo kota Sheffield itu ternyata bentang alamnya itu hilly, turun naik bukit. Kenapa sadarnya baru sekarang? Lha wong gak keliatan hillynya kalo pake google map (oom googleeeeeeee….. perbaiki aplikasinya dong!)

Setelah berjalan kaki sekitar 20 menit, tibalah saya dikompleks pusat olahraga milik kampus sheffield. Ada dua gedung yang saya harus datangi. Pertama Elmfield Building yang terletak persis didepan gerbang, dan yang kedua adalah Sport Hall yang berada dijalan menurun belakang Elmfield Bldg. Di Elmfield Building ada dua hal yang harus dilakukan yaitu verifikasi kualifikasi akademik dan scan passport dan visa. Petunjuk dan staff yang mengarahkan dipasang dimana-mana, jadi memudahkan mahasiswa baru untuk mengikuti arah petunjuk tsb. Pun ketika bingung ada banyak student senior yang mengenakan kaos biru gelap bertuliskan “I’m here to help” yang akan dengan senang hati mengarahkan kemana tujuan anda.

1316663510826418414
Staff yang melakukan verifikasi Ijazah pendidikan sebelumnya


Masuk diruang pertama adalah verifikasi kualifikasi akademik plus passport. Disini akan dicek ijazah asli pendidikan sebelumnya yang dulu diupload untuk pendaftaran online sebelum mendapatkan LoA (Letter of Acceptance). Jadi pastikan anda bawa dokumen asli atau copy yang sudah dilegalisir. Staff disini (yang mengenakan baju warna hitam) hanya akan mengecek dokumen tersebut lalu mengembalikan lagi ke pemiliknya. Setelah itu saya lalu diberi selembar kartu kuning yang ada checklistnya. Setiap kali selesai melakukan satu kegiatan, staff akan menandai dan membuat catatan jika diperlukan. Jika tidak ada masalah, disini paling hanya perlu waktu 2-3 menit saja karena jumlah staffnya cukup banyak, jadi students tidak terlihat menumpuk antri.
13166655581935824161
Staff Yang melakukan Scan Passport & Visa. Perhatikan notes kuning yg tertempel!


Pindah keruang sebelahnya lagi, yaitu bagian scanning passport dan visa. Disini sudah ada barisan kursi berderet dibagian belakang dan ada sekitar 6 meja staff dibagian depan. Students dipersilahkan antri dikursi-kursi belakang tersebut sambil menunggu bagian kosong dikursi depan meja staff berbaju hitam. Staff akan mencocokkan wajah student dengan foto yang ada dipassport, lalu menscan passport dan visa student ybs. Peraturan menscan passport dan visa ini rupa-rupanya baru diberlakukan di seluruh UK mengikuti aturan baru keimigrasian diawal 2011. Alasan pastinya saya juga belum terlalu mengerti mengapa harus. Oia, ada yang menarik disini, jika anda perhatikan kertas2 kuning yang menempel didinding depan staff tersebut, kertas tersebut mewakili negara asal students yang sudah discan dokumennya. Setiap kali ada yang baru dan negaranya belum tercantum disitu, staff akan memberi selamat ke si student (yang bikin mesem-mesem sendiri) dan akan menempel selembar kertas baru bertuliskan nama negara tsb. Sudah ada sekitar 70 nama negera yang tertempel disana. Saat saya cari Indonesia, rupanya sudah ada. Itu berarti bahwa sudah ada students Indonesia yang lebih dulu mendaftar sebelum saya, Alhamdulillah (senangnyaaaaa….).

Selesai dari Elmfield, saya pindah ke gedung yang berbeda di bagian belakang, yaitu Sport Hall. Sebelum pintu masuk sudah ada students senior yang mengingatkan dokumen apa saja yang diperlukan untuk registrasi didalam. Mereka jalan berkeliling diantrian depan pintu dan menanyai satu demi satu student dengan nada ramah dan aksen British yang mendayu-dayu “Have you got all documents complete, lof?”. Jadi gak ada lagi students yang kebingungan atau marah karena sudah antri lama dan ternyata dokumennya masih kurang. Didepan tadi saya sempat ketemu 3 orang teman satu jurusan saya diMPH yang berasal dari Nepal, mereka belum punya dokumen modul mata kuliah untuk 2 semester. Rupanya pas kemarin kami milih2 modul mata kuliah didepartment kami School of Health & Related Research, mereka gak datang karena salah baca schedule (paraaaaaah….!), so berarti sekarang mereka harus segera balik ke department untuk dapat selembar kertas modul itu dong, ckckckck…
13166673911234009162
Registrasi online dibantu stff/student senior didalam Sport Hall
Memasuki gedung Sport Hall, saya disambut oleh student senior yang menyerahkan Academic Diary & Student Handbook bagi mahasiswa baru. Masih tetap dalam antrian, kami diarahkan satu satu ke meja komputer untuk melakukan registrasi online melengkapi semua detail pribadi juga upload modul mata kuliah yang sudah disetujui oleh course coordinator di department atau fakultas masing-masing. Tidak kurang dari 10 menit saya duduk disini, lantas kemudian diarahkan ke bagian Fee & Enquiry yang berhubungan dengan pembayaran biaya kuliah. Karena saya sudah bayar uang tuition fee dimuka saat masih diIndonesia, staffnya hanya meminta saya untuk memperlihatkan bukti Guarantee letter  pemberi beasiswa dan bukti Bank Transfer sejumlah uang kuliah yang sudah didiscount karena membayar full (Alhamdulillah, saving 200 pounds nih!). Setelah itu dia memasukkan detailnya ke database saya dan lalu, done!

Yang unik saya perhatikan disini adalah cara kerja staffnya. Walaupun meja komputernya banyak dan jumlah mahasiswa bejibun, mereka gak pernah teriak jika memanggil student yang sedang antri, mereka cukup mengangkat tangan dan papan berwarna kuning yang menandakan bahwa meja mereka kosong dan siap membantu mahasiswa berikutnya. Jika student gak melihat, mereka akan menghampiri lalu mengajak dengan senyuman dan anggukan kepala untuk kemejanya tanpa ada kata omelan atau gerutuan karena kesal gak diliahat, ckckckck…bener-bener pelayanan prima banget dah mereka ini!
13166680731326070122
Jika ada meja yang available, staff akan mengangkat papan kuning
Beres dengan registasri online, saatnya mengambil kartu mahasiswa atau disini disebut Ucard. Untuk mendapatkan Ucard yang bergambar foto diri kita ini, dua minggu sebelumnya student sudah diminta mengupload pasfoto melalui internet. Jadi disini nanti tinggal mengambil saja. Bagi mereke yang belum sempat mengupload gak usah khawatir,  nanti akan diminta ke bagian photobooth untuk foto (which is harus antri lagi pastinya), lalu harus menunggu beberapa hari kedepan baru bisa mengambil Ucardnya. So, saran terbaik memang adalah persiapkan dari awal untuk menghemat waktu disini.
131667113946546366
Tempat pengambilan kartu mahasiswa atau Ucard
Bagian terakhir dari registrasi hari ini adalah semua student yang masa kuliahnya lebih dari 6 bulan,  harus mendaftar untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dari universitas. Bersamaan dengan upload foto untuk Ucard, dua minggu sebelumnya student juga diminta untuk mengisi data dan quesioner online tentang status kesehatannya yang dihubungkan dengan database dibagian registrasi tadi. Disection ini, students diminta berbaris sebelum diarahkan ke meja-meja staff yang akan mengkonfirmasi data-data kesehatan mereka. Nanti staff tersebut akan nanya-nanya sedikit tentang riwayat kesehatan sebelumnya, kapan pertama kali tiba diUK, apakah pernah punya riwayat sakit yang serius atau adakah alergi, dll. Data tersebut kemudian diinput dan diprint pada selembar kertas dan diletakkan pada tray besi yang bertuliskan nama dokter tertentu. Kalau gak salah tray tempat saya bertuliskan nama dr. Cynthia, berarti nanti seterusnya selama saya kuliah di Sheffield, dokter atau GP yang menangani saya adalah dr. Cynthia.
1316668688565927911
Input data kesehatan untuk daftar layanan kesehatan gratis Universitas
Lepas dari sini, student diarahkan lagi ke bagian Screening. Sudah ada dokter yang menunggu untuk mengecek hasil X-Ray thorax yang sudah dipersiapkan dari negara asal masing-masing student. Ada negara2 tertentu yang memag menjadi target karena negara tsb masuk daerah penyebaran aktif TBC, semisal negara2 Subsahara Afrika. Syukurnya Indonesia gak masuk dalam daftar tersebut, cuman memang tetap perlu dibawa karena dibandara kemarin saat baru datang dan melewati imigrasi, terkadang secara acak petugas imigrasi akan bertanya tentang report TBC ini. Oia perlu diingat yang dibawa kesini adalah report atau hasil pemeriksaan rontgen yang sudah berbahasa inggris lho, bukan foto rontgen itu sendiri yang segede papan tulis. Saya sempat lihat ada student dari negara asia lain yang antri sambil bawa2 foto rontgen itu, padahal gak perlu banget gitu lho. karena bawanya itu nyusahin banget, mana harus melintasi benua segala lagi!
1316669480215321745
Dokter yang duduk dimeja screening TBC
Dibagian meja screening, selain pemeriksaan hasil rontgen, khusus bagi female student yang berusia 20 tahun ke atas akan dibuatkan appointment untuk bertemu nurse (teman sejawat nih, hehehe) minggu berikutnya di Health Service Center milik Universitas yang lokasinya persis dekat sebelah gedung kuliahku. Ini nih enaknya kuliah difakultas Kesehatan, kalo sakit tinggal nyebrang ke gedung sebelah, dokter dan nursenya ada disitu kok, hehehe.

Pfiuuh...gak terasa dua jam terlewati sudah untuk semua prosesi registrasi di dua gedung ini. Diari dan Ucard sudah ditangan, kartu appointment dengan nurse juga sudah ada, saatnya kembali ke asrama nih. Hmmm...but wait…wait a minute! jalan pulangnya lewat mana yah?????? **jiaaaah…..tersesat lagi untuk kesekian kalinya**

Rabu, September 21, 2011

Here Now, I'm In Sheffield!

Hari ini adalah hari ketiga saya menjadi penduduk di kota Sheffield setelah resmi diterima disalah satu universitas terbesar dikota ini, The University of Sheffield. Kotanya sangat tenang dan gak luas-luas amat karena memusat dicity center, sangat kondusif bagi mereka yang datang khusus untuk belajar. Jika diandaikan sheffield ini adalah salah satu kota diIndonesia, maka dia mirip dengan kota Jogja karena akan kelihatan hidup saat mahasiswa baru berdatangan kekota ini. Kota ini juga dijuluki The Greenest city in UK karena jumlah populasi pohonnya melebihi jumlah penduduk yang tinggal disini. Gak heran sih karena walaupun ditengah kota, masih banyak dikiri kanan jalan bisa didapati pohon rindang nan hijau yang mulai dipercantik dengan perubahan warna daun menyambut musim gugur.
Salah satu sudut Kota Sheffield yang hijau

Tiap tahunnya saat semester awal baru dimulai ada pemandangan unik yang akan dilihat setiap harinya terutama saat weekend. Ratusan muda mudi berbagai ras dan warna kulit memenuhi pusat kota sambil menenteng kantong belanjaan gede ditangan kanan kiri. Ada yang sendirian sambil bawa2 peta (mudah-mudahan gak tersesat man!), ada juga yang ditemani orangtua atau teman senegaranya. Tidak hanya internasional students saja lho yang mondar mandir kayak setrikaan, lokal student yang asli UK pun tampak berseliweran keluar masuk toko murah semacam Primark, Wilkinson, Tesco, B&M, 99p & Argos karena banyak dari mereka berasal dari kota sekitar Sheffield seperti Leeds, Manchester, Liverpool, Notthingham bahkan dari Scotland yang berada diwilayah paling utara UK.Barang belanjaan yang dibeli sudah pasti barang keperluan dirumah kayak bedding set (seprei, bantal, duvet, selimut) perlatan makan dan dapur, baju2 dingin, dll. Karena tiba pada minggu kedua intro week, saya sempat kehabisan stock bedding set didua toko yang saya sebutkan diatas karena sepertinya sudah diborong duluan oleh mahasiwa yang datang lebih awal seminggu dari saya. Untungnya masih dapat ditoko lainnya walaupun harganya agak seidkit mahal. Yaaah lumayanlah daripada gak bisa tidur dengan nyaman, hahaha…

13165927401426968486
Shopping ditemani Mbak IIn, penghuni Indonesia senior di Sheffield.
Dari yang saya amati, kebanyakan international students yang ada disini berasal dari negara Asia Selatan dan Afrika. Lihat saja contohnya dikelas saya. Dari hampir 40-an students yang ada, 60%nya adalah berasal dari benua hitam tersebut yang didominasi negara Nigeria, setelah itu kemudian disusul dari negara2 Asia Selatan seperti Pakistan, India dan Nepal. Pun begitu menghadiri Welcoming Meeting for Postgraduate kemarin diRichard Robert Building, pemandangan yang sama juga tampak. Sebagian besar adalah mahasiswa dengan wajah bollywood dan berkulit hitam dengan aksen bahasa inggris seperti para rapper (yo yo, hawaya?). Terkhusus students seperti saya yang berasal dari Indonesia, Malaysia, atau negara asia tenggara lain bisa dihitung dengan jari, sangat langka malah. Saking langkanya, dischool saya ScHARR (School of Health and Related Research) rasa-rsanya hanya saya sendiri yang berasal dari Asia tenggara, hiks. Jadi perasaan saya sangat gimanaaaaa gitu, jika berpapasan disekitar area kampus dengan students yang berwajah melayu (Assalamualaikum, ape kabar makcik?).

Kampus University of Sheffield tempat saya belajar  berada persis disekitar city center. Jika ingin kesana untuk membeli seusatu atau sekedar jalan-jalan bisa dicapai dengan naik tram yang sangat nyaman (bayar 1.5 pounds) atau bisa juga dengan bus. Kalau ingin sehat sekaligus saving sih bisa juga jalan kaki, cuman sekitar 10-15 menitan kok, apalagi jika dari gedung kuliah saya diRegent Court, uuuh….deket banget. Makanya kemarin saat ada jam kosong antara dua meeting, saya ngabur ke city center dengan teman kuliah saya yang orang Nigeria untuk sekedar window shopping dan belanja ringan **sambil nenteng dua kantong besar belanjaan**.
Masih banyak lagi cerita dan pengalaman seru yang sempat bikin kagok kayak transportasi system, aksen, dan perilaku orang sini yang menarik, tapi nantilah saya sambung lagi ditulisan berikutnya, key;)
13165925641031905525
City Hall, salah satu bangunan artistik dipusat kota Sheffield.