Sabtu, Juni 13, 2009

BT BT aaaargh.....

Waiting for uncertainty is terribly killing me
(
pic taken from here)

Sepertinya lirik lagu Dewiq & Indra Bekti dalam judul postingan ini mewakili hati, jiwa dan perasaanku pagi ini. Betapa tidak, setelah hampir menunggu sekitar 2 jam lebih, tidak ada satupun orang dari 25 org yang saya kirimi sms datang ke acara English Meeting Komunitas Dosen Muda Unhas. Duduk disana sendirian seperti orang yang tidak ada kerjaan dihari Sabtu pagi sejak jam 9.30 - 12.00 WITA, dikelilingi mahasiswa yg bergerombol dengan groupnya masing-masing. Sungguh merupakan pengalaman yg sangat tidak menyenangkan untuk dialami oleh siapapun.

Kegiatan ini sebenarnya adalah kegiatan rutin teman-teman dosen muda unhas yang tergabung dari berbagai fakultas yang ada diUNHAS. Mereka yg ingin meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya dipersilahkan datang setiap hari Sabtu dipelataran gedung IPTEKS . Dulu awal peluncuran perdana kegiatan ini, pesertanya bisa sampai berjumlah sekitar 15-an orang. Namun mungkin seiring dengan banyaknya kesibukan sebagai dosen muda ditiap-tiap fakultas, maka pesertanya mulai berkurang satu persatu. Yang totally aktif hanya bisa dihitung jari, ada sekitar 5-6 orang yg memang notabene adalah pemburu beasiswa atau paling tidak pernah sekolah diluar negeri. Selebihnya hanya sekedar penggembira, yang datang gak papa, gak datang juga gak papa **pfiuh*

Ok lah, kalo untuk kesibukan masing-masing, saya cukup mahfum dan sadar. Namun yang saya sering sesalkan adalah sikap membiarkan org lain menunggu tanpa ada pemberitahuan atau konfirmasi sebelumnya. Jujur saya sering kesal dengan kondisi ini. Saya bukan tipe org yg selalu on time dengan waktu, tidak...........kadang-kadang pun saya terlambat jika ada janji. Namun, jika saya terlambat atau tidak jadi datang ke suatu tempat, biasanya saya akan confirm sebelumnya, entah via telpon ataupun sms kalo lagi bokek. Saya tidak pernah membiarkan org lain menunggu saya dalm ketidakpastian, karena sayapun tidak ingin diperlakukan seperti itu.

Satu hal lagi yang saya perhatikan cukup mengganggu yang berhubungan dengan penggunaan waktu teman-teman diIndonesia, yaitu kebiasaan jam karet. Jika ada acara yg bertuliskan Waktu: 9.30 WITA, maka jangan harap mereka akan datang jam segitu. Never expect it would happen here mates! Paling tidak sejam sesudah itu baru mereka akan nongol. Atau paling tidak jam 9.30 WITA itu artinya baru meninggalkan rumah menuju tempat pertemuan **cape deh!**. Kalo rumahnya deket sih gak papa. tapi kalo rumahnya jauh, 20 kiloan? Gimana? belum lagi macetnya, belum lagi bensinnya abis, belum lagi harus nganter ini itu, dan bla bla bla...(terserah mo ditambahin apalagi excusenya).

Berbeda dgn teman-teman ataupun orang-orang didunia barat sana. Meskipun budaya mereka sering kali kita klaim adalah budaya yang kurang pantas diterapkan dinegara kita, tapi untuk urusan waktu mereka saya acungin jempol pol pol. Time is Money, Time is an oppurtinity, Time is The Key, pokoknya waktu seseorang disana adalah sangat berharga!!! Gak ada cerita kita bisa bermain-main dengan waktu org lain karena harus menunggu kita datang lelet. Saya jadi ingat sebuah cerita nyata yang terjadi pada diri saya ketika masih berada diSydney dulu.

Saat itu saya sedang menjalani semester 2 dan saya ingin berkonsultasi ttg tugas paper S2 saya yang agak sedikit membingungkan. Nah, kebetulan dosen research saya itu ada diKampus Kuringgai, yang jaraknya sekitar 30 menit by shuttle bus dari Kampus Sydney City tempat saya tinggal. Saat itu saya janji ketemu beliau jam 1.30 siang. Tapi karena busnya agak sedikit terlambat tiba dikampus Kuringgai, maka jadilah saya tiba sekitar jam 1.50 PM. Dengan buru-buru saya menghambur menuju ruangan beliau, sambil mempersiapkan penjelasan yang sebaik-baiknya agar beliau mengerti. Bukannya ungkapan pengertian ataukah segelas air minum yg saya dapatkan, melainkan omelan dari sekretaris beliau dan sepucuk memo dari dosen saya itu yang isinya kalo gak salah seperti dibawah ini:

"Aya, i understand that you are from Indonesia where time appointment is not as strict as here. But maybe you need to consider that i am not from your country. You need to respect what my own value is. For me time is very important, 5 minutes late means 5 minutes chance or more you have wasted. If you think you are not able to come on time, give me a call or confirm using any communication tools you have before hand, at least.

I maybe unavailable to meet you until next two weeks since i have to attend an international conference in New York. If you read this memo, means i already heading off the airport. Dianne (my assistance) will make arrangement for you to meet me by next two weeks. Please make sure that this would not happen anymore in the future."


Regards,

Robin

Terdiam. malu dan benar-benar menyesal setelah membaca memo itu. Rasa-rasanya saya tidak tahu mo ditaruh dimana muka ini mendapat teguran seperti itu. Sepertinya Robin (dosen saya ini senang dipanggil dengan nama depannya saja), sudah hafal bahwa kalau membuat janji dengan mahasiswa asia, utamnya Indonesia jangan harap mereka akan datang tepat waktu. dan harus diberi pelajaran, agar next time tidak terjadi lagi.

So, that's the story, kenapa sejak saat itu saya sangat strict soal waktu ketika berjanji tuk bertemu dengan seseorang. Saya berharap bagi siapapun yg membaca ini, paling tidak terbuka pikirannya bahwa menunggu dalam ketidak pastian adalah hal yang amat sangat membosankan bagi siapapun. banyak waktu terbuang begitu juga dengan kesempatan bahkan hubungan saling percaya yang sudah terbina bisa rusak gara-gara hal seperti ini. Mudah-mudahan kedepan-kedepannya gak lagi ada kejadian seperti ini, baik untuk saya pribadi, anda ataupun orang-orang disekeliling anda. fingers crossed!!

Jumat, Mei 29, 2009

Blogwalking Euy!


Assalamu'alaikum, salam semuanya *lempar senyum kiri kanan*
Duuuuhh...gila! lama banget gak pernah posting nih. 4 bulan !!!!!
Rekor terlama nih selama saya punya blog. Maaf guys........Sibuk sibuk sibuk!!!!

Tadi tiba-tiba aja pengen posting diblog. Pasalnya, gara-gara abis blogwalking ngecek blog-blognya mahasiswaku yang keren bin ciamik. Nah lho, ngecek blog? Ngapain Bu? Kayak gak ada kerjaan ajah?!
Hehehe, bukan karena kurang kerjaan. Ini yang saya lakukan adalah kerjaan juga. Terhitung semenjak medio 2008 hingga sekarang, tugas saya bertambah satu, yaitu menjadi koordinator merangkap dosen mata kuliah Teknologi Informasi Keperawatan. Nah, salah satu tugasnya tuh adalah buat BLOG, gitchuuuuu......mengenai gimana-gimananya saya bisa jadi dosen IT, hmmmm....kayaknya critanya panjang deh. Ntar...ntar, ada sesi khusus kok tuk menjelaskan "ketersesatan" saya ke bidang ini, ok;)

Oia, kembali ke Blog. Berdasarkan data yang ada pada database milis ITNers yang saya kelola, ada sekitar 209 buah blog yang harus saya periksa satu-satu demi memberikan nilai final. Hiks....banyak banget siy?! *wajah memelas*
Tiap blog harus diperiksa content, layout, trafficnya, juga regularitas memposting blog. Untuk satu buah blog, saya membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Belum lagi kalo ada masalah dengan beberapa blog yang kagak bisa kebuka ditambah koneksi yang leleeeeeeeeeeeeet banget. Nah kebayang kan, betapa banyaknya waktu yang harus saya habiskan didepan lappy untuk urusan blogwalking plus memberi penilaian?!. Hupfff...ampe dah ampir jereng deh ni mata... **memperbaiki posisi kacamata**

Buat mahasiswaku, hayooooo.....biar saya ngasih nilainya bagus bagus (ingat 30% nilai IT kalian diambil dari sini lho!), so....kalian juga bagusin gih blognya. Biar bisa dapet A semua kalo perlu, amien...

Untuk sementara ini, udah ada sekitar 30-an blog yg saya periksa. Capek euy.....istirahat dulu.
Mo cabut pulang ke rumah secara sekarang udah jam 5.30 pm. Whattttt?! Jam 5 sore???
**Buru-buru matiin laptop** Blek!


Senin, Januari 26, 2009

Komunitas Dosen Muda Unhas

Tanggal 24 - 25 Januari 2009 lalu, bertempat di daerah pegunungan nan sejuk; Malino, baru saja dibentuk sebuah komunitas baru yang beranggotakan dosen-dosen muda dari berbagai fakultas dan jurusan yang ada diUniversitas Hasanuddin.

Komunitas ini dibentuk dengan tujuan utama sebagai ajang silaturahmi antar dosen muda sekaligus sarana transfer ilmu juga informasi diseputar dunia akademik maupun current issues yang berkaitan dengan dunia kampus maupun elemen yang terkait didalamnya.

Komunitas ini juga sudah memiliki mailing list sendiri (restricted members) yang dapat diakses di: http://groups.yahoo.com/group/dosen_muda_unhas/

Berikut Anggota KomunitasDosen Muda Unhas yang memprakarsai berdirinya komunitas tersebut:
Berdiri dari Kiri-Kanan:
Syahrul Said (Keperawatan), Syaiful (FT-Mesin), Syafar (Keperawatan), Andi Dirpan (Pertanian), Syarif M. Parenreng (FT), Dr. Armin Arsyad (Pemateri/ Ka. Prodi Ilmu Politik UH), Joko Hendarto (kedokteran), Abdullah Sanusi (FE).

Duduk dari Kiri-Kanan:
Anshar Saud (Farmasi), Adnan Nasution (FISIP), Inchi Kurniati Kusri (Keperawatan), Silvia Malasari (Keperawatan), Seniwati (HI - Sospol), Sumarheni (Farmasi), Citra Rosyidah (Kedokteran), Sartika Laban (Pertanian), Suni Hariati (Keperawatan), Nurhaya Nurdin (Keperawatan), Haryanti Rivai (FT-Elektro), Muh. Junaid (pertanian), Abdul Rahman Alfarisi (Ekonomi), Eko Juardin (FMIPA-Fisika).

Ditambah lagi beberapa orang dosen muda yang tidak tampak dalam foto, yaitu:
Marhamah Nadir (Peternakan), Syahid (FT-Mesin), Arnis Puspita (Keperawatan) & Ardiansyah Maraja (FKG).

Kepada Komunitas Dosen Muda Unhas:
Selamat Atas terbentuknya komunitas ini, mudah-mudahan dengan hadirnya komunitas baru ini bisa menjadi salah satu triggering factor mempercepat cita-cita Unhas menjadi The World Class University".

Jumat, Januari 02, 2009

Alohaaaaaa 2009

Hallllooooo semuanyaaaaaaa. Pa kabaaaar?
Waaaah banyak yang mesti diucapin nih.....
Satu.....Merry Christmas 2008 bagi umat kristiani diseluruh dunia
Dua......Selamat Tahun Baru Islam 1430 Hijriah
Dan Tigaaa..... Happy New Year 2009 bagi seluruh teman-teman blogger, baik diMP, Facebook, Blogspot, Wordpress, Friendster, Iblog,Yahoo360 **Halah....gini deh deh resiko kebanyakan punya blog**

Kalender didinding dah menunjukkan hari ini tanggal 2 Januari 2009. Pfff....wah aku belum ngapa-ngapain nih, gawat...gawat...gawat!!!
Mo buat resolusi tuk tahun baru, tapi bawaannya males nyoret-nyoret. Mo baca buku ........ wah itu jangan ditanya dah, bukunya dipegang sih, tapi abis itu dijadiin bantal tuk bobo, Zzzzzz Zzzzzz.....
Kemaren sempat nenteng-nenteng kamera sih, ceritanya mo hunting foto diacara tahun baruan. Sayangnya...cuaca lagi gak bagus, trus mood foto lagi gak keluar. Walaupun sempat ngambil gambar teman, tapi hasilnya gak maksimal, entah poor lighting lah, angle kurang mantab lah, background gak bagus lah, tapi modelnya cantik kok **takut digebukin sama modelnya yang juga MP-ers, hehehe....**
Waaah...parah nih Aya. Harusnya tahun baru kan, semangat baru juga. Trus pemikiran baru, hidup yang baru, kegiatan baru, kerjaan baru (emang bisa?!), trus dapet teman baru, baju baru, jodoh baru **Amien 99x** hahaha....jadi ngawur nih.

Eniwei, sebenarnya sih, bukan ini sih poin penting yang pengen saya tulis diawal tahun 2009 ini. Ini kebetulan lagi ngetes penggunaan emoticon diblog Aya **Gubraks**. Walaupun memang sedikit gloomy karena cuaca diMakassar saat ini hujan terus menerus sepanjang hari, tapi Aya optimis kok. Tahun 2009 akan membawa perubahan besar dalam hidup Aya dan juga teman-teman blogger. Bagi yang masih study mungkin tahun ini insya allah, akan segera lulus dengan nilai yang terbaik. Bagi yang bekerja mudah-mudahan karirnya makin gemilang dan terus meningkat, gaji naik. Bagi yang tahun kemaren masih pacaran, mudah-mudahan tahun ini langsung dimudahkan untuk melangsungkan pernikahan **jangan kelamaan pacaran euy, dah gak jaman kaleeee**. Dan terakhir buat yang masih single dan available, hehehe...didoain deh segera taken dan married, amien. Untuk option terakhir Aya ikut koor daaaaah......

Senin, Desember 29, 2008

Hijrah Ke London

(Photo Courtsey of Otrocalpe on Flickr.Com)

Tadi siang, saya dan beberapa rekan MAKES (salah satu klub bahasa inggris diMakassar) diundang oleh seorang teman yang mengadakan acara farewell party dirumahnya. Teman baru saya ini yang biasanya disapa dengan Usman, ngadaian acara makan-makan dirumahnya sekalian mo pamit coz sore ini dia mo balik ke London, ngelanjutin kuliahnya disono.

Paginya sih sebenarnya gak ada niatan mo keluar rumah sama sekali coz berhubung hari ini tanggal 1 Muharram 1430H atau Tahun baru Islam. Pesan mama ditelepon, gak boleh kemana-mana coz mudah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ntah kecelakaan, tabrakan, kematian, etc..etc..pokoknya kejadian-kejadian yang buruk mudah terjadi hari ini. Aya iyain sih, tapi berhubung dah janji mo nemenin teman ke acaranya si Usman, makanya terpaksa dilanggar, maap ya ma....

Oia, Usman ini lagi ngambil S1 diLondon, jurusannya kalo gak salah diBussiness management gitu. Desember 2008 ini adalah tahun pertamanya diLondon. Dan kebetulan lagi ada Christmas Hooliday makanya balik liburan ke Indo.
Dari hasil ngobrol2 singkat, usman cerita kalo awalnya dia ke London dengan biaya ortu.Nah, beberapa bulan setetalh settled down disana, trus dapat kerja part time, sedikit demi sedikit biaya kuliah ama biaya hidupnya dia tanggung sendiri, gak lagi tergantung dari kiriman ortu. Duh...salut deh sama si Usman ini. Top banget, bisa mandiri di negerinya Pangeran Charles sono. Padahal kalo menurut dia sih, biaya hidup disana lumayan tinggi lho! Cuman tingginya berapa aya gak nanya, hmmmm...kira-kira sama gak ya dengan biaya hidup Aya diSydney dulu? Ato malah lebih tinggi? Ntar deh digoogle.

Satu persamaan Aya dengan Usman adalah, ni anak suka banget Travelling. Satu album foto yang aya lihat dirumahnya tadi, rata-rata dia udah menginjakkan kaki di banyak negara2 Eropa seperti Denmark, Belgium, Swisstzerland, Spanyol, Polandia, Jerman, Belanda, Prancis, Italy, dll (saking banyaknya negara yang sudah dikunjunginya sampai Aya lupa namanya, hehehe...). Selama ini Aya digelari Full-time Traveller, part-time student oleh teman-teman kuliah dulu, karena lebih banyak jalan-jalannya dibanding kuliah;p (Alhamdulillah nilai baik-baik aja kok), tapi setelah melihat foto2 Usman diberbagai negara Uni Eropa, Aya ngaku kalah deh. Harusnya, gelar ini berpindah ke Usman. Bayangin, dengan biaya sendiri bisa travelling ke berbagai negara. TOP BGT, empat jempol deh buat usman!!!!

Saya sangat optimis, insya Allah saya pun bisa menginjakkan kaki di negara Eropa sono. Mungkin hanya tinggal waktu. Tadi sebelum berpisah, saya sempat berpesan "Usman, i believe one day i will make my steps at Europe as you. So, plese keep in touch. I might be dropped by in London somehow someday, tunggu aja yaaa.....

Jumat, Desember 19, 2008

My Flickr Photos Vs Plagiator

Iseng-iseng lagi buka Flickr-ku yang dah hampir setahun gak dibuka. udah jarang upload foto sih, coz dah mencapai batas limit 200 photo. Mo upgrade ke flickr pro tapi males tuk urusan bayar membayarnya. mendingan yg account gratis dulu aja dijabanin **gak mo rugi**

Setelah mencoba semua email-email tuk login **resiko kalo kebanyakan punya email gini nih, hehehe...** akhirnya, setelah coba-coba tiga kali bisa juga keakses. Ada beberapa pesan diInbox, yang gak pernah sama sekali dibuka sejak setahun belakangan.

Dari beberapa yang nambahin Aya sebagai newest contactnya ada tiga messages yang menarik dan bikin penasaran. Ketiga pesan tersebut tertera berasal dari Emma J. Williams. Hmmm...siapa yak? New fans? **dagdigdug**

Message pertama tgl. 30 Agustus 2007 (Duh...dah setahun lebih bu!). Ni isinya:

Hi Aya,

I am writing to let you know that two of your photos have been short-listed for inclusion in the third edition of our Schmap Canberra Guide, to be published early September 2007.

www.schmap.com/shortlist/p=7179617N04/c=SE50043563

**Heh...dishortlisted tuk ikut diedisi ketiga Peta Kota Canberra?** Gak salah nih, mereka lihat photo Aya dimana? Trus photonya yang mana yak? Untung ada linknya tuh dikasih...lihat dulu aaaah...... **whuuuuz menuju lokasi** Ooow....ingat-ingat sekarang, keknya dulu ada yg pernah menghubungi via emailku sih, cuman waktu itu gak terlalu ngeh, kalo ini ngebahas oal rencana pembuatan peta kota Canberra. Maklum, bahasa Inggrisnya masih ndeso, jadi langsung say YES ajah;p**

Message kedua tgl.9 September 2007:

Hi Aya,

I am delighted to let you know that your two submitted photos have been selected for inclusion in the newly released third edition of our Schmap Canberra Guide:

Cockington Green
www.schmap.com/canberra/tours_tour3/p=136650/i=136650_2.jpg

Cockington Green
www.schmap.com/canberra/tours_tour3/p=136650/i=136650_3.jpg

**Wah...Photo Aya kepilih rupanya** Gak percaya!!!! Kok bisa sih?! **Terharu**IIh...coba waktu itu aku dah punya si Canon S5 IS kek sekarang. Pasti bisa benar-benar serius merhatiin angle dan object yang diambil. Padahal waktu itu potonya sekedar iseng karena kebetulan lagi jalan2 dicockington green, Canberra. Palagi kamera pake minjam pula, punya si abang robot, eh...maksudnya K'Ancha; researcher yang punya 3 robot muslim yaitu Angie, Khalid ama AIBO;) **Ayo pulang cappo, lama duduki' diSydney! Tuh, mahasiswanya kemaren berantem yang diurus, jangan maen ma robot mlulu!**

Message ketiga tgl. 23 Agustus 2008.

Hi Aya,

Back in 2007, you kindly gave us permission to include two of your credited photos in our Schmap Canberra Guide.

This is just a quick note to let you know that Schmap Guides have now been released for the iPhone and iPod touch.

Your photos in the iPhone version of our Schmap Canberra Guide are at:

Cockington Green
www.schmap.com/?m=iphone#uid=canberra&sid=activities_fun&p=136650&i=136650_2

Cockington Green
www.schmap.com/?m=iphone#uid=canberra&sid=activities_fun&p=136650&i=136650_3

(If you are using a desktop computer, these links will show you exactly how your photos are displayed and credited in the iPhone version of our guide.)

Best regards,
Emma

Emma Williams
Managing Editor, Schmap Guides

**Mamaiaaaa...jadi speechless deh dibuatnya. Lihat deh cara orang luar sana kalo mau menggunakan foto kita, pasti minta ijin dulu, trus nama kita tertera dan dibuatkan linknya. Kalo diIndonesia, hiks...hanya segelintir orang yang bisa menghargai hasil kreativitas orang lain. Kebanyakan suka copy-paste tanpa tabe-tabe' (bhs. makassar; permisi). Entah itu ngambil berupa postingan komplit atau sebagian. Juga kadang2 berupa gambar yg Aya ambil dengan kamera sendiri **hiks...sedih** Kok gini sih mental sebagian besar orang-orang kita?! Bukannya gila hormat ato pengen tenar tapi sikapnya itu lho.......itu kan namanya mental pembajak atau plagiator. Ngaku-ngaku milik atau tulisan sendiri, padahal kan kenyataannya bukan. Gimana sih???? **Mojjo**

Aya bukannya ngelarang kalo mo copas sesuatu dari sini, silahkan saja, tapi tolong tetap dicantumin dong itu buah pemikiran siapa. Kemaren Aya sempat ngamuk2 diblog seseorang karena Aya temuin tulisan Aya disana diposting utuh-utuh, bahkan titik koma, judul maupun isi benar2 identik. Mosok kita yang nanam pohon mangga dikebun sendiri, situ yang pamer ma orang lain kalo pohon mangga milik sendiri n ditanam sendiri. Yeee...tinggi banget sih rasa memilikinya!! **Manyun mode: ON**

Kamis, Desember 11, 2008

Ijinkan Aku Mencintai-Mu Semampuku


(Picture taken from here)


Tuhanku......
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu. Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi. Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.


Tapi Rabbi......

Berbilang hari demi hari dan kemudian tahun berlalu, tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu, aku makin merasakan gelisahku memadai dalam cita yang mengawang, sedang kakiku mengambang. Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.


Allahu Rahiim, Illahi Rabbii......

Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku....

Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan segala kelemahanku.

Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita.
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.


Rabbii......

Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu. Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui 500-1000 perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan-makanan yang terkirim ke handai taulan.


Illahi......

Aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabiMu, hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Rabbii.....

Aku tak dapat beribadah ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui satu - dua rakaat sholat lailku, atau sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.


Yaa Rahiim.....

Aku tak sanggup mencintaiMu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagiMu. Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru ditempat mana diriku berpijak.


Allahu Kariim....

Aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya, ijinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk lebih mengenalMu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.


Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku, Yaa Allah. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.


(Seorang hamba yang tertatih dalam meniti cinta-Mu dalam 9760 hari waktu yang telah Kau berikan di muka bumi ini)
Source:
http://www.kotasantri.com/bilik.php?aksi=Cetak&sid=675